Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2019

Cara Menghilangkan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol

Cara Menghilangkan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol - Anak menghisap jempol merupakan hal alami dan dianggap biasa. Menghisap jempol akan membuat anak merasa nyaman, namun kebiasann itu juga dapat menimbulkan efek buruk pada anak seperti pertumbuhan giginya maju kedepan (tonggos), penyempitan rahang atas, kemampuan bicara terhambat, dll. Oleh karena itu, Anda sebagai orang tua harus bisa mengatasi kebiasaan anak menghisap jempol.

Pada beberapa orang anak, kebiasaan menghisap jempol biasanya akan berhenti dengan sendirinya, namun waktunya tidak bisa ditentukan. Untuk itu orang tua harus membantunya dengan melakukan hal-hal yang bisa membuat anak menghentikan kebiasaannya menghisap jempol. Berikut ini beberapa tips menghentikan kebiasaan anak menghisap jempol :

Membungkus Jempol Anak
Kebiasaan anak menghisap jempol dapat diatasi dengan cara membungkus jempol anak Anda dengan plester atau kain, terutama saat ia akan tidur, Untuk anak usia bayi, gunakan sarung tangan bayi. Dengan cara ini anak akan sulit memasukan jempolnya ke dalam mulut sehingga nantinya ia akan terbiasa tidak menghisap jempol.

Membatasi Waktu Menghisap Jempol
Untuk mengatasi kebiasaan menghisap jempol yang dilakukan secara terus menerus, maka Anda bisa mencoba membatasi waktu menghisap jempol bagi anak. Misalnya katakan pada anak Anda bahwa ia boleh menghisap jempol, namun hanya pada malam hari saja atau menghisap jempol hanya boleh dilakukan di dalam kamar saja. Dengan cara ini, anak tidak akan lagi menghisap jempol sepanjang hari, dan secara perlahan kebiasaannya menghisap jempol akan hilang.

Mengolesi Jempol Anak Dengan Rasa Asam
Anak-anak biasanya tidak suka dengan rasa yang asam atau kecut. Untuk ini, Anda bisa mengolesi jempol anak Anda dengan rasa asam seperti air jeruk nipis atau sesuatu yang sejenisnya, terutama saat ia akan tidur. Dengan cara ini, nantinya anak tidak akan lagi mau menghisap jempolnya dan akhirnya anak akan terbiasa tidak menghisap jempol.

Berikan Pemahaman Pada Anak
Jika usia anak semakin bertambah namun masih suka menghisap jempol, sebaiknya Anda memberikan pemahaman kepada anak Anda tentang efek buruk dari menghisap jempol sehingga anak dapat memahaminya. Jelaskan secara perlahan agar anak dapat lebih mudah mengerti dan lakukan dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Itulah Cara Menghilangkan Kebiasaan Anak Menghisap Jempol yang bisa Anda lakukan. Sebaiknya kebiasaan anak menghisap jempol dihentikan sejak dini. Semoga bermanfaat.


Cara Agar Anak Lebih Percaya Diri

Cara Agar Anak Lebih Percaya Diri - Sebagai orang tua, tentunya Anda tidak ingin melihat anak Anda seperti malu-malu atau minder dalam pergaulannya yang disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri anak. Anak yang kurang percaya diri biasanya akan merasa takut, baik saat berbicara maupun bertindak. Melatih untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak merupakan hal yang tidak mudah. Oleh karena itu, orang tua dituntut sabar dan terus berusaha membuat rasa percaya diri anak tumbuh sehingga nantinya anak tidak ragu dan malu lagi dalam segala hal, terutama dalam pergaulannya sehari-hari, baik di sekolah maupun lingkungan tempat tinggalnya.

Bagi orang tua yang menginginkan anaknya tumbuh menjadi orang yang penuh percaya diri, maka ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak lebih percaya diri. Berikut ini tips meningkatkan rasa percaya diri anak dalam segala hal :


Mengembangkan Kelebihan Anak
Setiap anak tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika Anda melihat kurangnya rasa percaya diri sebagai kekurangan anak Anda, maka Anda harus mengetahui apa yang menjadi kelebihan anak Anda kemudian meningkatkan dan mengembangkan kelebihannya tersebut. Misalnya anak Anda berbakat dalam bermain gitar, maka berikanlah dukungan agar bakatnya terus berkembang dengan memasukannya ke sekolah musik atau kursus gitar.

Melibatkan Anak Dalam Membuat Keputusan
Seorang anak yang kurang percaya diri umumnya memiliki rasa takut dalam hal bertindak dan mengambil keputusan karena merasa akan gagal. Oleh karena itu, sebagai orang tua jangan selalu berpikiran bahwa setiap keputusan ada ditangan Anda, Cobalah untuk melibatkan anak Anda dalam membuat dan mengambil keputusan. Misalnya saat keluarga ingin berlibur, maka tanyakan tujuan tempat liburan kepada anak Anda dan biarkan dia yang menentukannya.

Jangan Membandingkan Anak Dengan Orang Lain
Untuk meningkatkan rasa percaya diri anak, maka jangan pernah Anda membanding bandingkan Anak Anda dengan orang lain, terutama dengan teman-temannya. Jangan pernah Anda mengatakan bahwa temannya lebih pandai dibanding anak Anda. Hal itu tentu akan membuat anak Anda berkecil hati dan akhirnya takut dalam melakukan sesuatu karena merasa akan sia-sia dan taku gagal. Berikan saja motivasi kepada Anak untuk tidak mudah menyerah dalam segala hal.

Memberikan Anak Pujian Dan Penghargaan
Pujian dan penghargaan dapat meningkatkan semangat dalam diri anak Anda yang kemudian akan meningkatkan rasa percaya diri anak. Ketika anak Anda melakukan hal-hal yang positif, berprestasi dalam suatu bidang dan kebaikan lainnya, maka berikan pujian dan penghargaan pada anak Anda. Sekecil apapun kebaikan dan keberhasilan yang dilakukan oleh anak Anda, berikannlah pujian, penghargaan dan juga ucapan terima kasih.


Itulah Cara Agar Anak Lebih Percaya Diri yang bisa Anda lakukan. Jangan pernah bosan dan menyerah dalam memberikan bimbingan pada anak Anda. Semoga bermanfaat.


Selasa, 01 Oktober 2019

Cara Mengurus Kartu Identitas Anak

Cara Mengurus Kartu Identitas Anak - Kartu Identitas Anak (KIA) atau bisa juga disebut sebagai KTP anak merupakan kartu tanda bukti legalitas anak sebagai warga negara Indonesia yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah. Kartu Identitas Anak diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kalau sebelumnya anak hanya di wajibkan memiliki akta kelahiran, maka saat ini anak di wajibkan memiliki KIA sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia / Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak.

Kartu Identitas Anak berfungsi sebagai tanda pengenal atau tanda bukti yang sah bagi si anak dalam kaitannya dengan administrasi kependudukan dan pelayanan publik. KIA berlaku dari lahir sampai si anak wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai mana orang dewasa. Berikut ini persyaratan dan cara mengurus Kartu Identitas Anak yang bisa Anda lakukan :

Persyaratan yang diperlukan

1. Akta Kelahiran (asli dan foto copy).
2. Kartu Keluarga/KK (asli dan foto copy).
3. Kartu Tanda Penduduk/KTP orang tua (asli dan foto copy).
4. Pas foto anak ukuran 2x3 sebanyak 2 lembar (bagi yang telah berusia 5 tahun).
5. Foto copy paspor dan izin tinggal tetap (untuk orang asing).

Setelah semua persyaratan telah Anda persiapkan dengan benar, selanjutnya Anda pergi ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengurus penerbitan Kartu Identita Anak Anda. Jika Anda merasa bingung harus kemana, silahkan tanyakan kepada petugas Disdukcapil yang ada untuk mendapatkan informasi.

Panduan membuat KIA sesuai dengan Pasal 13 Peraturan Menteri Dalam Negeri Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak :

1. Pemohon atau orang tua anak menyerahkan persyaratan penerbitan KIA dengan menyerahkan persyaratan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
2. Kepala Dinas kemudian menandatangani dan menerbitkan KIA.
3. KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orang tuanya di kantor Dinas atau kecamatan atau desa/keluarahan.
4. Dinas dapat menerbitkan KIA dalam pelayanan keliling dengan cara jemput bola di sekolah-sekolah, rumah sakit, taman bacaan, tempat hiburan anak-anak dan tempat lainnya, agar cakupan kepemilikan KIA dapat maksimal.

Untuk anak warga asing menurut Permendagri adalah :

1. Untuk anak yang telah memiliki paspor, orang tua anak wajib melapor ke Dinas dengan menyerahkan persyaratan untuk menerbitkan KIA.
2. Kepala Dinas menandatangani dan menerbitkan KIA.
3. KIA dapat diberikan kepada pemohon atau orang tuanya di akntor Dinas.

Itulah Cara Mengurus Kartu Identitas Anak yang bisa Anda lakukan. Dengan memiliki KIA, maka urusan terkait dengan administrasi anak menjadi lebih mudah. Semoga bermanfaat.


Jumat, 20 September 2019

Cara Mencuci Handuk Bayi

Cara Mencuci Handuk Bayi - Kehadiran seorang bayi sebagai penghuni baru sebuah rumah tangga memang sangat membahagiakan, namun juga sedikit merepotkan. Seorang bayi memang sangat memerlukan perhatian khusus, baik berupa makanannya maupun perlengkapannya seperti pakaian bayi, tempat tidur, selimut dan lainnya. Salah satu perlengkapan bayi yang juga memerlukan perhatian khusus yaitu handuk bayi. Mengingat kulit bayi yang sangat halus dan sensitif, maka handuk yang digunakan untuk bayi haruslah selalu bersih dan juga bertekstur lembut. Oleh sebab itu, perawatan terhadap handuk bayi harus selalu diperhatikan dengan baik.

Sebagai seorang ibu, tentunya tidak ingin kulit buah hati Anda mengalami iritasi atau terkena penyakit akibat penggunaan handuk yang kotor dan kasar. Untuk itu kebersihan dan kelembutan handuk bayi Anda haruslah mendapatkan perhatian khusus seperti mencucinya secara tepat dan benar. Berikut ini tips mencuci handuk bayi yang bisa Anda lakukan :

Pisahkan dari pakaian lainnya
Saat merendam dan mencuci handuk bayi haruslah dipisahkan dari pakaian lainnya, terutama dari pakaian orang dewasa. Handuk yang tercampur dengan pakaian lain dapat menyebabkannya mudah terkontaminasi kuman. Sebaiknya cuci handuk bayi Anda secara manual dan terpisah.

Mencuci menggunakan air hangat
Mencuci handuk bayi dengan menggunakan air hangat sangat baik dilakukan, sebab air hangat dapat melarutkan sisa-sisa sabun maupun shampo yang melekat pada handuk bayi. Rendam handuk bayi Anda ke dalam air hangat selama 30 menit sebelum Anda mencucinya.

Hindari menggunakan deterjen berlebihan
Hindari penggunaan deterjen yang berlebihan saat mencuci handuk bayi, baik saat mencucinya dengan tangan maupun dengan mesin cuci. Penggunaan deterjen yang berlebihan akan membuat serat handuk menjadi kaku. Sebaiknya gunakan deterjen khusus untuk perlengkapan bayi.

Hindari penggunaan pelembut pakaian
Untuk mencuci handuk bayi, sebaiknya jangan sembarangan menggunakan pelembut pakaian Pelembut pakaian dapat mengandung zat kimia yang tidak baik untuk bayi. Jika ingin menggunakan pelembut dan pewangi, gunakan produk pelembut dan pewangi yang sudah teruji secara dermatologis lebih aman digunakan pada kulit bayi.

Setelah proses pencucian handuk selesai, selanjutnya jemur handuk dan pastikan agar terkena cahaya matahari. Selain membuat handuk menjadi tidak lembab, cahaya matahari juga mampu membantu membunuh kuman dan bakteri pada handuk bayi Anda. Setelah handuk kering, selanjutnya handuk disetrika dan ditempat di dalam lemari pakaian bayi Anda.


Itulah Cara Mencuci Handuk Bayi yang dapat Anda lakukan. Sebaiknya handuk bayi dicuci setiap tiga hari sekali agar lebih mudah membersihkannya. Semoga bermanfaat.


Rabu, 18 September 2019

Cara Mencuci Botol Susu Dan Dot Bayi

Cara Mencuci Botol Susu Dan Dot Bayi - Bagi seorang ibu yang memiliki seorang bayi, kebutuhan akan susu bagi si bayi tentunya sangat diperhatikan, terutama pemberian ASI. Selain pemberian ASI, susu formula juga dapat diberikan kepada si bayi sebagai makanan tambahan. Mengingat si bayi belum bisa minum menggunakan gelas, maka pemberian susu formula dapat dilakukan dengan menggunakan botol dot susu bayi. Namun begitu, pemberian susu dengan botol dot tersebut tidak bisa dilakukan secara sembarangan, ada hal-hal yang harus diperhatikan yaitu mengenai kebersihan botol dot susu yang digunakan untuk si bayi.

Botol dot susu yang diberikan untuk bayi Anda haruslah benar-benar bersih dan steril, sebab jika tidak maka dapat memicu terjadinya infeksi bakteri dan penyakit pada bayi Anda. Berikut ini cara sterilisasi dan mencuci botol susu bayi yang bisa Anda lakukan :


Cara Sterilisasi Botol Susu Dan Dot Bayi
Bila Anda membeli botol susu bayi yang baru, maka jangan langsung digunakan. Botol susu bayi yang baru dibeli harus disterilkan terlebih dahulu, berikut ini caranya :

1. Siapkan air panas yang baru mendidih di dalam sebuah wadah atau panci. Pastikan cukup untuk merendam seluruh bagian botol susu
2. Pisahkan botol dan dot serta bagian lainnya, kemudian masukan ke dalam wadah atau panci berisi air panas yang sebelumnya telah Anda siapkan.
3. Setelah memasukan semua bagian botol dot susu, selanjutnya tutup wadah atau panci itu dan biarkan selama 10 menit.
4. Setelah proses perendaman selesai, angkat botol dot susu, kemudian keringkan atau tempatkan diatas kain lap bersih dan tempatkan di rak khusus botol.

Cara Mencuci Botol Susu Dan Dot Bayi
1. Cuci tangan Anda sebelum mencuci botol dot susu bayi dengan menggunakan sabun yang mengandung anti septik.
2. Siapkan baskom yang sudah dibersihkan, kemudian isi dengan air hangat dan tambahkan dengan sabun khusus untuk botol bayi atau bisa juga menggunakan sabun pencuci piring.
3. Aduk baskom yang berisi campuran air hangat dan sabun tersebut hingga berbuih. Selanjutnya lepaskan bagian botol dot susu bayi dan masukan kedalam baskom hingga terndam semua.
4. Mulailah dengan membersihkan bagian-bagian botol dot susu bayi Anda. Gunakan sikat khusus botol untuk membersihkan bagian yang sulit dibersihkan.
5. Setelah proses pembersihan selesai, selanjutnya bilas bagian-bagian botol dot susu dengan menggunakan air yang mengalir hingga benar-benar bersih.
6. Keringkan botol dan tempatkan di rak khusus botol.


Itulah Cara Mencuci Botol Susu Dan Dot Bayi yang bisa Anda lakukan. Sebelum botol susu digunakan lagi, sebaiknya dibilas dulu dengan cara memasukan air panas ke dalam botol hingga setengahnya, pasang dot kemudian kocok-kocok selama beberapa saat. Semoga bermanfaat.


Jumat, 26 Oktober 2018

Cara Mengatasi Tidur Mendengkur

Cara Mengatasi Tidur Mendengkur - Mendengkur atau ngorok saat tidur sering terjadi pada setiap orang, terutama pada orang dewasa. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seseorang tidur mendengkur seperti faktor usia, berat badan, posisi tidur, masalah pada hidung, mengkonsumsi obat-obatan, dan lain sebagainya. Mendengkur tidak hanya berpengaruh pada kualitas tidur Anda, namun juga dapat mengganggu orang lain yang tidur bersama Anda atau pasangan Anda, apalagi jika dengkuran itu terdengar sangat keras.

Selain sangat mengganggu, mendengkur juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit seperti gangguan pernapasan, stroke dan penyakit jantung. Untuk itu, bagi Anda yang selalu tidur mendengkur, sebaiknya hal itu segera diatasi. Berikut ini beberapa tips menghilangkan  kebiasaan mendengkur yang bisa Anda lakukan :

Baca juga artikel : Cara Mengatasi Vertigo

Mengubah Posisi Tidur
Jika Anda terbiasa tidur terlentang dan hal itu menyebabkan tidur Anda mendengkur, maka sebaiknya posisi tersebut diubah. Tidur terlentang bisa membuat pangkal lidah dan langit-langit lunak pada mulut menutupi dinding tenggorokan sehingga menyebabkan getaran suara saat tidur. Untuk itu sebaiknya Anda mengubah posisi tidur Anda dengan posisi menyamping.

Menjaga Kebersihan Bantal
Mendengkur bisa timbul karena adanya alergi yang disebabkan oleh suatu zat atau kotoran yang ada pada bantal Anda. Untuk itu sebaiknya kebersihan bantal yang Anda gunakan selalu diperhatikan. Cobalah untuk menjemur dan mengganti sarung bantal secara teratur.

Hindari Alkohol dan Obat Tidur
Meminum minuman yang mengandung alkohol dan mengkonsumsi obat tidur dapat menjadi penyebab tidur Anda mendengkur., sebab kedua hal tersebut akan membuat otot-otot pada leher menjadi lebih rileks sehingga kemungkinan besar akan mengeluarkan suara dengkuran. Sebaiknya jangan meminum minuman beralkohol 3 sampai 5 jam sebelum tidur.

Menurunkan Berat Badan
Kelebihan berat badan dapat menyebabkan tidur Anda mendengkur, sebab jaringan lemak disekitar leher akan menyababkan tenggorokan menyempit saat berbaring sehingga akan mengeluarkan suara dengkuran.

Tidur Cukup Waktu
Tidur dengan waktu yang tidak teratur atau kurang tidur dapat membuat tidur Anda mendengkur. Kurang waktu tidur dapat membuat tubuh Anda mengalami kelelahan dan otot-otot menjadi lebih lemah sehingga bisa menimbulkan dengkuran saat Anda tidur.


Itulah beberapa Cara Mengatasi Tidur Mendengkur yang dapat Anda lakukan. Mendengkur dapat diatasi dengan cara mengetahui penyebabnya. Menerapkan pola hidup sehat seperti rajin berolahraga dapat mencegah tidur mendengkur. Semoga bermanfaat.


Kamis, 01 Februari 2018

Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak

Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak - Daya ingat pada anak adalah kemampuan yang dimiliki oleh anak itu sendiri didalam mengolah, menyimpan dan memberikan informasi yang telah diserap oleh otaknya. Daya ingat yang dimiliki setiap anak tentunya berbeda-beda, ada yang dapat dengan cepat menangkap dan mengingat apa yang dilihat atau didengarnya tapi ada juga yang lambat. Sebagai orang tua, tentu Anda menginginkan daya ingat anak Anda menjadi kuat sehingga dapat mengingat setiap pelajaran sekolah dan kemudian ia menjadi anak yang pintar.

Pada dasarnya daya ingat pada anak akan meningkat seiring pertumbuhannya, namun ada sebagian anak yang daya ingatnya sulit ditingkatkan. Untuk meningkatkan daya ingat anak maka peranan orang tua menjadi sangat penting didalam membantu meningkatkan daya ingat anak. Berikut ini tips meningkatkan daya ingat anak yang bisa dilakukan orang tua :

Memberikan Makanan Bernutrisi
Faktor makanan yang dikonsumsi anak dapat menjadi pendorong meningkatnya daya ingat anak. Selain makanan yang penuh gizi dan vitamin seperti vitamin B dan B12, pemberian nutrisi pada otak juga sangat diperlukan yaitu dengan memberikan makan yang mengandung omega 3 seperti ikan tuna, ikan salmon, telur ayam atau bebek, kacang-kacangan, susu sapi, susu kambing, dan lain sebagainya. Selain itu Anda juga dapat memberikan makanan yang mengandung folat seperti sayur bayam, kubis, asparagus, brokoli, jagung, pisang, jeruk, kentang, dan lain sebagainya.

Menerapkan Pola Tidur Sehat
Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi daya ingat anak adalah gangguan tidur. Jika anak mengalami kurang tidur, selain membuat anak cendrung rewel dan cengeng, anak juga akan mengalami gangguan otak yang tentunya akan mempengaruhi daya ingat anak itu sendiri. Anak yang terbiasa dengan pola tidur sehat yaitu tidur teratur dan cukup waktu, terutama tidur di malam hari maka akan memiliki kemampuan daya ingat yang kuat. Kualitas tidur yang cukup membantu otak anak berkembang lebih baik, dan hal itu tentunya akan meningkatkan daya ingat anak.

Melatih Daya Ingat Anak
Selain memberikan makanan bernutrisi serta menerapkan pola tidur sehat, orang tua juga harus melatih daya ingat anak. Banyak cara untuk melatih daya ingat anak seperti mengulangi kata yang sama sambil memberikan tanda misalnya menyebutkan angka satu sambil menunjukan jari telunjuk kemudian mengulangi beberapa kali hingga anak mampu mengingatnya, bisa juga dengan sebuah permainan seperti tebak nama binatang, atau dengan cara membiasakan anak untuk selalu mengucapkan salam saat hendak masuk kedalam rumah, dan lain sebagainya. Dengan seringnya melakukan latihan, maka daya ingat anak akan semakin meningkat.

Demikian beberapa Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak yang bisa Anda lakukan. Daya ingat anak harus dikembangkan sejak usia dini sehingga kelak anak akan memiliki kecerdasan dan kekuatan mengingat yang sangat berguna bagi kehidupannya. Semoga bermanfaat.


Rabu, 31 Januari 2018

Cara Menjadi Orang Tua Yang Baik Bagi Anak

Cara Menjadi Orang Tua Yang Baik Bagi Anak - Setiap orang tua tentunya sangat berharap kelak anak-anaknya akan menjadi orang baik, berbakti kepada orang tua dan berguna bagi sesamanya. Seperti sebuah pribahasa bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, maka begitu juga sifat anak yang tidak akan jauh berbeda dengan orang tuanya. Untuk itu jika orang tua menginginkan anak-anaknya menjadi orang baik maka orang tua itu sendiri yang harus mencontohkan perbuatan baik didepan anak-anaknya, baik tindakan maupun perkataan.

Sebagai orang tua, sudah seharusnya Anda memberikan pendidikan yang baik kepada anak Anda. Salah satu mendidik anak-anak agar mereka dapat menjadi orang baik adalah dengan diawali dari diri Anda sendiri. Untuk itu Anda harus menjadi orang tua yang baik agar dijadikan contoh oleh anak-anak Anda sendiri. Berikut ini cara menjadi orang tua yang baik untuk anak Anda :

Mendidik dan Menanamkan Nilai-Nilai Agama
Sebagai orang tua yang baik maka sudah menjadi kewajiban Anda untuk mendidik dan menanamkan nilai-nilai agama kepada anak Anda. Pendidikan agama harus diterapkan secara tepat, tidak hanya memasukan anak Anda ke taman pendidikan agama atau sekolah agama (Madrasyah) saja, tetapi Anda juga harus taat beribadah sehingga anak akan mencontoh diri Anda sebagai orang tuanya. Dengan melihat orang tuanya melaksanakan ibadah, maka anak akan termotivasi untuk selalu menjalankan ibadah. Bagaimana mungkin Anda menyuruh anak Anda untuk beribadah Sholat jika Anda sendiri tidak melakukan ibadah Sholat. Untuk itu jadilah orang tua yang taat beribadah sehingga anak tidak memiliki alasan untuk menolak beribadah.

Mengajarkan Adab, Tata Krama dan Sopan Santun
Sebagai orang tua yang baik maka sudah menjadi keharusan bagi Anda untuk mengajarkan kepada anak Anda tentang adab, tata krama dan sopan santun. Hal ini bertujuan agar anak mengerti bagaimana menjalani kehidupannya dengan baik seperti mengerti bagaimana seharusnya menghormati orang tua dan gurunya, bagaimana menghargai teman-temannya, bagaimana seharusnya bertutur kata yang baik dan lain sebagainya. Jika Anda ingin mempunyai anak yang memiliki adab, tata krama dan sopan santun, maka Anda harus memulainya dari diri Anda sendiri. Untuk itu Anda harus menjadi orang tua yang memiliki adab, tata krama dan sopan santun sehingga anak Anda akan mencontoh diri Anda sebagai orang tuanya.

Mendidik dan Mengajarkan Tanggung Jawab
Sebagai orang tua yang baik maka Anda harus mendidik dan mengajarkan anak Anda untuk selalu bertanggung jawab atas segala apa yang dilakukannya, baik terhadap orang lain maupun terhadap dirinya sendiri. Dengan memiliki rasa tanggung jawab maka anak akan mampu hidup secara mandiri dan tidak tergantung kepada orang tua. Jika Anda ingin mempunyai anak yang memiliki rasa tanggung jawab, maka Anda juga harus menjadi orang tua yang bertanggung jawab.

Dari ketiga hal yang telah diuraikan tersebut, maka kesimpulannya adalah orang tua harus menjadi orang yang taat beribadah, memiliki adab sopan santun dan juga penuh tanggung jawab terhadap segala hal sehingga dapat menjadi teladan dan contoh yang baik bagi anak-anaknya.

Itulah Cara Menjadi Orang Tua Yang Baik Bagi Anak yang dapat Anda lakukan. Masih banyak lagi kebaikan-kebaikan yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan rumah tangga Anda agar dapat dijadikan contoh oleh anak-anak Anda. Semoga bermanfaat.


Kamis, 18 Januari 2018

Cara Mencegah Agar Anak Tidak Kecanduan Game

Cara Mencegah Agar Anak Tidak Kecanduan Game - Teknologi saat ini berkembang semakin pesatnya dan telah merambah ke berbagai sektor. Salah satu teknologi yang perkembangannya telah dirasakan banyak orang adalah Internet. Koneksi internet yang semakin kuat dan cepat kian memanjakan penggunanya, baik melalui Komputer maupun Smartphone/Gadget. Salah satu teknologi atau aplikasi yang memanfaatkan koneksi internet yang kuat dan cepat adalah game online. Game online inilah yang paling disenangi banyak orang, terutama anak-anak. Jika anak-anak mulai menyenangi permainan video game, maka pengawasan dari orang tua menjadi hal yang sangat penting agar anak tidak mengalami kecanduan video game.

Teknologi game online yang semakin memiliki banyak fitur dan bermacam-macam permainan membuat anak-anak semakin menyukainya. Sebagai orang tua, Anda tidak boleh membiarkan anak Anda berlama-lama dengan gadget dan game online. Namun untuk pengetahuan anak terhadap perkembangan teknologi, Anda juga tidak boleh menjauhkan anak Anda dari teknologi itu sendiri. Anda harus bisa mengaturnya agar anak Anda tidak kecanduan video game tapi juga tidak buta terhadap teknologi. Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan :

Menjelaskan Pengaruh Buruk Video Game
Apabila anak Anda senang dengan permainan video game, baik melalui komputer atau gadget, maka Anda jangan melarangnya. Untuk menghindari anak dari kecanduan game, maka sebaiknya orang tua memberikan penjelasan kepada anak tentang efek buruknya terlalu sering bermain game. Jelaskan pada anak bahwa bermain game terlalu sering dapat membuat ia malas belajar sehingga akan menjadi anak yang bodoh, dll. Berikan penjelasan yang baik tanpa memarahinya.

Mengatur Lamanya Bermain Video Game
Anak-anak yang senang bermain video game kadang menghabiskan waktu terlalu lama saat bermain game, sehingga jika hal itu dibiarkan maka anak dapat menjadi lupa diri dan akhirnya kecanduan game. Untuk mencegah agar anak Anda tidak kecanduan dengan video game, sebaiknya Anda membatasi waktu atau lamanya anak Anda bermain. Dalam hal ini orang tua harus tegas dan disiplin dalam menjalankan aturannya. Anda bisa memberikan waktu 1-2 jam untuk anak bermain game diluar jam belajar dan aktifitas penting lainnya.

Memberikan Pendidikan Ekstra Kulikuler
Pendidikan diluar jam pelajaran sekolah menjadi sangat penting bagi anak-anak. Selain akan menambah ilmu pengetahuan anak, hal itu juga akan mengurangi kebiasaan anak bermain video game. Dengan pendidikan ekstra kulikuler, waktu bermain dan bersantai anak menjadi lebih sedikit sehingga hal ini akan menghindari anak dari kecanduannya terhadap game. Namun demikian, jangan memberikannya jadwal yang padat sebab anak juga butuh bermain dan bersantai. 

Mengajak Anak Rekreasi Sekeluarga
Rekreasi atau bertamasya sekeluarga adalah cara terbaik untuk menciptakan keutuhan dan kerukunan keluarga. Rekreasi dapat mengalihkan perhatian anak dari kesenangannya bermain game dan membuat pikiran anak menjadi segar kembali. Anda dapat mengunjungi tempat-tempat wisata seperti ke daerah pegunungan, pantai atau tempat hiburan lainnya. Jadwalkan waktu untuk berekreasi bersama sekeluarga dan tentunya disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada.

Demikian Cara Mencegah Agar Anak Tidak Kecanduan Game yang harus dilakukan oleh para orang tua. Jadilah orang tua yang bijak terhadap anak-anak Anda. Semoga bermanfaat.


Kamis, 09 Maret 2017

Cara Mengatasi Stres Pada Anak

Cara Mengatasi Stres Pada Anak - Sebagai orang tua yang selalu memberikan perhatiannya pada anak, Anda diharuskan mengetahui setiap perubahan sikap dan tingkah laku yang terjadi pada anak Anda. Perubahan sikap pada anak umumnya disebabkan oleh banyak hal seperti masalah sekolah, masalah dengan teman, kondisi keluarga dan lain sebagainya. Masalah-masalah tersebut bisa mengakibatkan anak Anda mengalami stres. Stres yang dialami anak Anda dapat berpengaruh pada kondisi anak, baik secara fisik maupun psikologi anak.

Gejala stres pada anak dapat diketahui dengan memperhatikan kebiasaan keseharian anak. Jika seorang anak yang biasanya ceria dan penuh semangat tiba-tiba saja menjadi murung, suka menyendiri, malas ke sekolah, sering terlihat cemas, dan lain sebagainya, maka hal itu bisa menjadi ciri ciri anak stres, atau bisa juga dilihat dari perubahan kondisi fisiknya seperti sering mengeluh sakit kepala, sakit perut, penurunan nafsu makan, dan perubahan kondisi fisik lainnya. Berikut ini tips menghilangkan stres anak Anda :

Ciptakan Komunikasi

Seorang anak tentunya sangat butuh perhatian dan bantuan dari orang tuanya. Tidak hanya sebatas materi dan perlengkapannya saja, namun lebih dari itu anak juga butuh komunikasi. Biasanya seorang anak merasa takut untuk membicarakan masalah yang terjadi pada dirinya, akibatnya anak akan mengalami tekanan karena tidak bisa memecahkan masalahnya sendiri. Bila Anda melihat adanya perubahan sikap pada anak, cobalah untuk menciptakan komunikasi, ajak anak Anda bicara, tanyakan dengan perkataan yang lembut tentang masalah apa yang sedang dihadapinya. Dengarkan dengan baik apa yang dibicarakan oleh anak Anda tentang berbagai masalah yang sedang dialaminya dan berikan solusi bijak bagi anak Anda.

Berikan Kebebasan

Masa kanak-kanak adalah masa yang indah, penuh kesenangan dan permainan. Sebagai orang tua, Anda harus memahami apa yang membuat anak Anda senang. Berikan anak Anda kebebasan pada hal-hal yang membuat ia merasa senang seperti bermain game, menonton film, bermain diluar rumah bersama teman, dan kesenangan lainnya. Anda jangan bersikap serba melarang terhadap apa-apa yang dilakukan oleh anak Anda, karena dapat membuat dirinya tertekan. Namun begitu kebebasan yang Anda berikan bukan tanpa kontrol dan batasan. Anda harus tetap mengontrol dan membatasi kegiatan anak Anda, terutama pada hal-hal yang dapat mengganggu kegiatan sekolahnya. Jangan terlalu bertindak otoriter terhadap anak Anda.

Manfaatkan Liburan

Bukan hanya orang dewasa atau pekerja saja yang butuh berlibur ketempat-tempat wisata, tapi anak juga butuh berlibur untuk melepaskan diri sejenak dari segala rutinitas sekolah. Anak Anda juga butuh hiburan yang dapat menyenangkan suasana hatinya. Anda dapat memanfaatkan waktu libur sekolah anak untuk mengajaknya berlibur ke tempat-tempat wisata seperti ke pantai, kebun binatang atau ke tempat-tempat wisata yang menyediakan banyak permainan untuk anak. Dengan begitu, anak akan terhibur dan terhindar dari stres.

Demikian Cara Mengatasi Stres Pada Anak yang bisa Anda lakukan. Masih banyak lagi hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasi stres pada anak Anda. Perhatian dan kasih sayang yang tulus yang Anda berikan pada anak Anda adalah cara yang paling ampuh untuk mengatasi stres pada anak Anda. Semoga bermanfaat.


Rabu, 05 Oktober 2016

Cara Alami Agar Rambut Anak Hitam Dan Lebat

Cara Alami Agar Rambut Anak Hitam Dan Lebat - Memiliki anak merupakan sebuah anugrah terbesar dalam kehidupan berubah tangga. Anak balita yang lucu dan mengemaskan tentunya akan menarik perhatian setiap orang, apalagi jika anak itu memiliki rambut yang hitam dan lebat. Banyak orang tua yang menginginkan rambut anak-nya tumbuh hitam dan lebat. Berbagai cara telah dilakukan, namun terkadang hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

Untuk membuat rambut anak balita Anda menjadi hitam dan lebat, maka hal itu harus dilakukan sejak anak Anda masih bayi. Anda dapat menggunakan berbagai bahan alami sebagai cara menebalkan rambut bayi yang tipis. Agar hasilnya maksimal, sebaiknya rambut bayi Anda dicukur atau digunduli terlebih dahulu. Berikut beberapa bahan alami yang dapat Anda gunakan :

1. Menggunakan Kemiri
Kemiri dikenal sebagai salah satu bahan alami yang mampu menghitamkan dan menebalkan rambut. Caranya, siapkan beberapa butir kemiri, tumbuk kemiri hingga halus, kemudian digoreng tanpa menggunakan minyak hingga mengeluarkan minyaknya. Oleskan minyak kemiri pada kulit kepala anak Anda secara merata dan biarkan untuk beberapa saat. Setelah itu bilas dengan air bersih. Untuk lebih praktis, Anda juga dapat membeli minyak kemiri yang dijual di toko.

2. Menggunakan Madu Murni
Madu dikenal memiliki banyak khasiat, salah satunya dapat digunakan untuk menghitamkan dan melebatkan rambut anak Anda. Caranya, siapkan madu murni secukupnya, kemudian oleskan pada kulit kepala anak Anda secara merata dan diamkan selama 15 menit. Setelah itu bilas dengan menggunakan air bersih dan shampo.

3. Menggunakan Air Kelapa Muda
Selain berguna untuk kesehatan. air kelapa juga dapat digunakan untuk menghitamkan dan melebatkan rambut anak. Caranya, siapkan satu butir kelapa yang masih muda, ambil air kelapa tersebut, gunakan untuk mencuci rambut dan kulit kepala anak Anda. Lakukan pagi dan sore.

4. Menggunakan Tanaman Lidah Buaya
Lidah buaya atau aloe vera merupakan bahan penyubur rambut yang telah lama digunakan orang. Lidah buaya juga dapat Anda gunakan untuk menghitamkan dan melebatkan rambut anak Anda. Caranya, siapkan tanaman lidah buaya secukupnya, potong dan ambil daging bagian dalam/gel dari tanaman lidah buaya. Oleskan pada kulit kepala anak Anda secara merata dan biarkan untuk beberapa saat, setelah itu bilas dengan air bersih. Lakukan secara rutin.

5. Menggunakan Daun Pare
Daun pare dapat digunakan untuk menghitamkan dan melebatkan rambut anak. Caranya, siapkan daun pare secukupnya, kemudian ditumbuk hingga halus dan mengeluarkan airnya. Oleskan pada bagian kulit kepala anak Anda secara merata dan diamkan hingga mengering. Setelah itu bilas dengan air bersih. Lakukan setiap hari setelah selesai mandi.

6. Menggunakan Daun Seledri
Seperti juga daun pare, daun seledri juga dipercaya dapat menghitamkan dan melebatkan rambut anak. Caranya, siapkan daun seledri yang masih segar secukupnya, cuci hingga bersih kemudian ditumbuk hingga halus. Oleskan pada bagian kulit kepala anak secara merata dan biarkan hingga mengering. Setelah itu, bilas dengan air bersih. Lakukan secara rutin.

Itulah Cara Alami Agar Rambut Anak Hitam Dan Lebat yang bisa Anda lakukan. Sebaiknya Anda selalu memperhatikan asupan gizi untuk anak balita Anda, agar kesehatan dan kesuburan rambut anak Anda selalu terjaga dengan baik. Semoga bermanfaat. 


Selasa, 24 Mei 2016

Cara Melatih Anak Agar Bisa Mandiri

Cara Melatih Anak Agar Bisa Mandiri - Sebagai orang tua, sudah selayaknya Anda mendidik anak dengan baik. Pendidikan terhadap anak harus dimulai sedini mungkin, agar anak lebih cepat memahami apa yang harus mereka lakukan dalam kehidupan ini. Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anak adalah dengan cara mendidik anak menjadi mandiri. Hal itu perlu dilakukan untuk menghilangkan sifat anak yang biasanya malas, manja, keras kepala, dll.

Kemandirian seorang anak tentunya tidak dapat muncul begitu saja tanpa bimbingan dari kedua orang tua-nya. Sebagai orang tua, tentunya Anda ingin melihat anak Anda tumbuh berkembang menjadi seorang anak yang mampu menjalani kehidupan ini dengan baik. Untuk itu mendidik anak agar mandiri adalah sesuatu yang harus Anda lakukan pada anak Anda. Berikut ini beberapa cara untuk melatih kemandirian anak Anda :

1. Melatih anak untuk bertanggung jawab
Umumnya seorang anak senang bermain dengan berbagai macam barang atau mainan yang ia sukai. Namun setelah mereka telah merasa lelah dan bosan, mainan tersebut sering ditinggalkannya berserakan begitu saja. Orang tua biasanya yang merapihkan kembali barang atau mainan tersebut. Jika hal itu terus dibiarkan, maka anak tidak akan pernah belajar betanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Cobalah perintahkan anak Anda untuk selalu merapihkan kembali mainan atau barang yang telah diambilnya dan meletakkan pada tempatnya semula. Dengan begitu, anak akan belajar bertanggung jawab.

2. Melatih anak untuk disiplin
Salah satu cara untuk melatih kemandirian anak adalah dengan membiasakan anak untuk selalu disiplin dalam segala hal. Contohnya seperti makan pada waktunya, tidur pada waktunya, menggosok gigi sebelum tidur, merapihkan tempat tidur sendiri, menyiapkan perlengkapan sekolah-nya sendiri dan lain sebagainya. Ajarkan kepada anak untuk melakukan semua itu sendiri, dengan begitu sifat anak yang manja secara perlahan akan hilang. Dengan melatih kedisplinan anak, maka akan tumbuh kemandirian dalam diri anak Anda.

3. Melatih anak untuk membantu pekerjaan rumah tangga
Untuk membentuk anak menjadi seorang yang mandiri dapat Anda lakukan dengan cara meminta kepada anak untuk sekedar membantu pekerjaan rumah tangga. Cobalah perintahkan anak Anda untuk menyapu rumah hanya pada bagian teras rumah saja, menyetrika pakaian hanya pakaian-nya saja, dan lain sebagainya. Dengan begitu maka anak Anda akan terbiasa melakukan aktifitas rutin, sehingga akan membentuk kemandirian dalam diri anak Anda.

4. Melatih anak untuk berani mengeluarkan pendapat
Seorang anak biasanya hanya menuruti apa yang dikatakan orang tua. Namun sebagai orang tua, Anda juga harus memberi kesempatan pada anak Anda untuk mengutarakan pendapatnya. Cobalah untuk menanyakan sesuatu hal kepada anak Anda. Contohnya jika Anda ingin mengajak anak Anda berwisata, tanyakan pendapat anak Anda tentang tujuan wisata tersebut dan juga tentang obyek wisata lain. Dengan berani mengeluarkan pendapat, maka anak Anda akan terlatih untuk mengekspresikan diri dan menjadi mandiri.

Itulah beberapa Cara Melatih Anak Agar Bisa Mandiri yang dapat Anda lakukan. Hal lain yang perlu Anda lakukan adalah jangan selalu menuruti segala keinginan anak Anda, dan juga jangan banyak melarang anak Anda dalam hal-hal tertentu. Semoga artikel ini bermanfaat.


Artikel Terbaru

Follow Me On Facebook