Tampilkan postingan dengan label Pakaian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pakaian. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 September 2019

Cara Merawat Baju Putih Agar Tidak Mudah Kusam

Cara Merawat Baju Putih Agar Tidak Mudah Kusam - Putih dapat dijadikan sebagai kata kiasan yang bisa diartikan suci atau bersih. Warna putih ini juga banyak disukai orang terutama untuk warna baju. Baju putih terlihat bersih dan sangat cocok bila dipadukan dengan celana warna apapun. Namun begitu, warna putih pada baju dapat menjadi kusam, apalagi jika baju putih tidak dirawat dengan baik. Baju putih yang telah kusam tentunya akan mempengaruhi penampilan Anda.

Baju putih yang tidak terawat dengan baik, warnanya akan cepat berubah menjadi kekuningan dan tentunya akan terlihat kusam. Untuk menjaga warnanya tetap putih cemerlang, maka diperlukan perawatan extra. Berikut ini tips merawat baju putih agar tidak cepat kusam :

Mencuci Baju Putih
- Segera rendam baju putih Anda setelah memakainya kemudian mencucinya. Saat merendam baju putih Anda, jangan dicampur dengan pakaian warna lainnya.
- Gunakan deterjen khusus untuk baju putih, biasanya deterjen tersebut mempunyai formula khusus untuk melindungi baju putih agar tidak cepat kusam.
- Hindari menggunakan pemutih pakaian saat mencuci baju putih Anda, sebab pemutih pakaian justru akan membuat baju putih Anda menjadi cepat kekuningan.
- Jika baju putih Anda terkena noda kotor, jangan langsung menyikatnya. Atasi noda kotor itu terlebih dahulu, setelah itu direndam selama 30 menit dengan menggunakan air hangat.
- Bila Anda mencuci menggunakan mesin cuci, sebaiknya Anda menggosok secara manual pada bagian kerah, ketiak atau kantong baju putih Anda.


Menjemur Baju Putih
- Setelah selesai mencuci dan membilasnya, gantung baju putih Anda dengan menggunakan hanger berbahan plastik. Selanjutnya jemur baju Anda dibawah sinar matahari secara langsung.
- Setelah baju putih Anda kering, segera angkat dan silahkan disetrika namun jangan menggunakan panas yang berlebihan karena akan membuat warna baju putih Anda cepat menguning dan tentunya akan terlihat kusam.

Menyimpan Baju Putih
- Setelah baju putih Anda disetrika rapih, gantung baju Anda dengan menggunakan hanger yang terbuat dari plastik. Jangan menyimpan baju putih Anda dengan cara dilipat.
- Jika baju putih Anda jarang digunakan, sebaiknya dibungkus dengan menggunakan plastik agar warna putihnya tidak cepat berubah menjadi kekuningan.
- Masukan ke dalam lemari pakaian dan tutup dengan rapat.


Itulah Cara Merawat Baju Putih Agar Tidak Mudah Kusam yang bisa Anda lakukan. Perawatan yang tepat akan membuat warna putih baju Anda tetap terjaga. Semoga bermanfaat.


Senin, 16 September 2019

Cara Merawat Kemeja Flanel Agar Tetap Awet

Cara Merawat Kemeja Flanel Agar Tetap Awet - Kemeja Flanel merupakan jenis pakaian yang terbuat dari bahan flanel yaitu sejenis kain bertekstur lembut berbulu, biasanya kebanyakan bermotif kotak-kotak. Jenis kemeja ini sangat digandrungi oleh kaum muda, baik pria maupun wanita dan sangat cocok digunakan di segala suasana. Kemeja flanel ini awalnya hanya digunakan sebagai pelindung dari musin dingin karena mampu menghangatkan tubuh. Jika Anda perhatikan, para pencinta alam atau pendaki gunung juga banyak yang menggunakan kemeja flanel untuk melindungi tubuh mereka dari suhu dingin udara pegunungan.

Kemeja flanel telah menjadi salah satu pakaian yang sangat cocok bagi mereka-mereka yang ingin memiliki penampilan stylis. Kemeja ini sangat pas bila dipadukan dengan celana jeans dan sepatu sneakers. Untuk membuat kemeja flanel awet dan tahan lama, maka yang perlu Anda perhatikan adalah perawatannya. Berikut ini tips merawat kemeja flanel kesayangan Anda :


Cara Mencuci Kemeja Flanel
- Pisahkan kemeja flanel dari pakaian lain saat di cuci
Untuk menghindari terkena lunturan warna dari pakain lain, sebaiknya cuci kemeja flanel Anda secara terpisah dari pakaian lainnya. Untuk menjaga serat kainnya agar tidak mudah rusak, jangan mencuci kemeja flanel Anda dengan mesin cuci.
- Menggunakan air dingin
Rendam kemeja flanel Anda kedalam air dingin yang sudah dicampur dengan deterjen khusus yang ringan dan lembut tanpa mengandung pemutih. Jangan merendam kemeja flanel Anda terlalu lama, cukup merendam selama 15 menit saja, setelah itu kucek-kucek dengan lembut. Jangan merendamnya dengan air hangat karena dapat merusak serat kain dan warnanya cepat memudar.

Menjemur Kemeja Flanel
Setelah Anda mencuci dan membilas kemeja flanel, selanjutnya gantung  kemeja flanel Anda menggunakan hanger untuk kemudian dijemur dibawah sinar matahari dan usahan untuk terus membolak balik kemeja Anda saat penjemuran. Jika mengeringkan menggunakan pengering pada mesin cuci, gunakan setelan panas rendah

Menyetrika Kemeja Flanel
Setelah kemeja flanel Anda telah benar-benar kering, selanjutnya strika kemeja Anda. Lakukan hanya melalui bagian dalamnya saja. Hal ini dilakukan agar warna kemeja flanel Anda tidak cepat memudar dan tidak merusak serat kainnya.

Menyimpan Kemeja Flanel
Untuk menyimpan kemeja flanel kesayangan Anda, dapat dilakukan dengan cara melipatnya atau menggantungnya dan kemudian menempatkannya kedalam lemari pakaian Anda.


Itulah Cara Merawat Kemeja Flanel Agar Tetap Awet dan tahan lama. Dengan perawatan yang tepat, maka kemeja flanel Anda dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Semoga bermanfaat.


Senin, 21 Januari 2019

Cara Mewarnai Pakaian Yang Warnanya Telah Memudar

Cara Mewarnai Pakaian Yang Warnanya Telah Memudar - Memiliki pakaian yang sangat Anda sukai dengan warna tertentu seperti merah atau hitam, membuat pakaian tersebut sering kali digunakan. Namun seiring berjalannya waktu, kian hari warna pakaian kesayangan Anda tersebut semakin memudar sehingga tampak kusam. Hitung-hitung menghemat pengeluaran uang, daripada membeli lagi pakaian yang baru, maka Anda bisa mencoba mengembalikan warna pakaian yang sudah memudar itu menjadi seperti baru lagi dengan mewarnai ulang.

Mewarnai pakaian dapat Anda lakukan dengan mudah dan dilakukan sendiri di rumah. Salah satu cara untuk membuat warna pakaian yang pudar kembali seperti baru lagi adalah dengan menggunakan wantek. Bagi Anda yang ingin mencoba memulihkan warna pakaian agar terlihat seperti baru, berikut ini langkah-langkah menggunakan wantek yang bisa Anda lakukan :


1. Siapkan pakaian Anda seperti celana atau baju yang akan diwarnai. Sebaiknya pakaian Anda terbuat dari bahan katun/kapas atau jeans agar warna lebih mudah terserap.

2. Sebelum menggunakan wantek, cuci pakaian Anda untuk menghilangkan noda dan kotorannya. Pastikan pakaian Anda telah benar-benar bersih dari kotoran dan noda yang menempel agar warna dari wantek dapat terserap secara merata pada pakaian.

3. Masukan 3 liter air kedalam panci besar, kemudian masak hingga mendidih. Pada saat air mendidih, masukan 1 bungkus wantek kemudian aduk hingga tercampur rata. Untuk pakaian yang berbahan jeans, tambahkan air dan wanteknya atau disesuaikan agar hasilnya maksimal.

4. Kecilkan api dan biarkan panci tetap diatas kompor. Masukan pakaian Anda kemudian diaduk dan dibolak-balik selama kurang lebih 20 menit. Setelah itu matikan kompor dan turunkan panci dari kompor. Biarkan pakaian didalamnya hingga airnya dingin sambil sesekali dibolak-balik..

5. Bilas pakaian dengan air bersih 5-6 kali kemudian keringkan pakaian tersebut. Jangan jemur pakaian dibawah sinar matahari langsung. Jemur ditempat teduh atau didalam ruangan.

Didalam menggunakan wantek, yang harus Anda perhatikan adalah cara penggunaan wantek (baca petunjuknya) dan pilih warna yang sesuai atau mirip dengan warna pakaian Anda.

Agar warna pakaian Anda tidak cepat memudar, cuci pakaian dengan deterjen khusus pakaian berwarna. Balik pakaian (luar ke dalam) saat pakaian dijemur.


Demikian Cara Mewarnai Pakaian Yang Warnanya Telah Memudar yang bisa Anda lakukan. Dengan cara ini, maka Anda tidak harus selalu membeli pakaian yang baru karena pakaian yang lama masih dapat Anda jadikan seperti baru lagi. Semoga bermanfaat.


Jumat, 09 Maret 2018

Cara Berpakaian Untuk Wanita Bertubuh Kurus

Cara Berpakaian Untuk Wanita Bertubuh Kurus - Keanggunan dalam berpenampilan tidak hanya milik wanita bertubuh tinggi dan berisi saja, Anda yang bertubuh kurus juga bisa berpenampilan anggun dan cantik mempesona. Sebenarnya wanita yang bertubuh kurus dapat lebih mudah menyesuaikan berbagai model pakaian, namun jika pemilihan pakaian yang akan dikenakan tidak tepat maka akibatnya tubuh Anda akan terlihat semakin kurus.

Bagi Anda yang memiliki tubuh kurus namun tetap ingin dapat tampil cantik dan anggun, maka ada beberapa hal dalam berpakaian yang harus Anda perhatikan. Berikut ini beberapa model pakaian yang  baik untuk Anda gunakan :

Gunakan pakaian dengan ukuran pas dibadan
Pakaian yang dimaksud pas dibadan adalah pakaian yang tidak terlalu ketat atau terlalu longgar. Pakaian yang terlalu ketat akan semakin memperlihatkan kekurusan badan Anda, sedangkan pakaian yang terlalu longgar akan membuat tubuh Anda terlihat semakin kecil dan kurus.

Gunakan pakaian dengan motif horizontal 
Motif horizontal atau garis-garis lurus kesamping akan membuat tubuh Anda terlihat melebar, sehingga memberikan efek gemuk bagi tubuh Anda. Jangan menggunakan pakaian dengan motif vertikal atau garis-garis lurus dari atas kebawah, sebab motif ini akan membuat tubuh Anda menjadi terlihat sangat kurus.

Gunakan pakaian yang berwarna cerah 
Pakaian dengan warna cerah seperti merah, kuning, pink atau putih akan membuat tubuh Anda terlihat besar. Jangan menggunakan pakaian yang berwarna gelap, sebab pakaian dengan warna gelap akan membuat badan Anda terlihat semakin kurus.

Gunakan pakaian yang memiliki bahan rajutan 
Bahan rajutan lebih tebal jika dibandingkan dengan bahan lainnya, sehingga jika Anda memakaianya maka tubuh Anda akan terlihat lebih berisi. Jangan menggunakan pakaian dari bahan yang tipis, sebab akan membuat tubuh kurus Anda semakin terlihat.

Gunakan pakaian yang memiliki kerutan atau ruffles 
Pakaian model ini dapat membuat tubuh Anda terlihat lebih berisi, sehingga Anda tidak lagi terlihat sangat kurus. Penempatan kerutan atau ruffles dibagian tertentu akan menambah volume dan bentuk pada bagian itu sehingga akan menutupi tubuh kurus Anda.

Demikian Cara Berpakaian Untuk Wanita Bertubuh Kurus yang bisa Anda lakukan. Pakaian yang sesuai dengan bentuk tubuh Anda, akan membuat penampilan Anda lebih cantik mempesona dan menarik perhatian banyak orang. Semoga bermanfaat.


Kamis, 08 Maret 2018

Cara Memilih Baju Untuk Wanita Gemuk

Cara Memilih Baju Untuk Wanita Gemuk - Penampilan yang terlihat anggun dan menarik merupakan dambaan setiap wanita. Salah satu faktor yang dapat membuat penampilan seorang wanita terlihat anggun dan menarik adalah baju yang dikenakannya. Baju tersebut memang tidak harus yang harganya mahal, tapi harus terlihat serasi dan cocok. Bagi wanita yang bertubuh langsing, tentunya dapat menyesuaikan dengan banyak jenis dan model baju. Namun bagi wanita yang bertubuh gemuk, tentunya tidak bisa sembarang memilih dan mengenakan baju.

Bagi seorang wanita yang memiliki tubuh gemuk tapi ingin terlihat langsing, salah satu caranya adalah dengan menyesuaikan pakaian yang digunakannya. Memang tidak mudah bagi wanita gemuk didalam memilih baju sebab jika salah memilih maka tubuhnya akan terlihat semakin gemuk. Untuk itu perlu diperhatikan beberapa hal saat memilih dan mengenakan baju. Berikut ini tips memilih baju bagi wanita gemuk agar terlihat langsing dan cantik mempesona :

Pilih Baju Dengan Ukuran Pas Di Badan
Bagi wanita yang bertubuh gemuk, sebaiknya jangan menggunakan baju yang berukuran lebih besar dari ukuran badannya. Baju dengan ukuran lebih besar atau longgar akan membuat badan Anda terlihat semakin gemuk.  Disarankan untuk memilih baju yang pas dibadan namun jangan terlalu ketat sebab baju yang terlalu ketat akan menampakan lipatan lemak tubuh Anda.

Pilih Baju Dengan Warna Gelap
Bagi wanita yang bertubuh gemuk, sebaiknya menggunakan baju yang berwarna gelap dan jangan menggunakan baju dengan warna yang terang mencolok. Baju yang berwarna gelap akan membuat tubuh terlihat lebih kecil. Disarankan bagi wanita yang bertubuh gemuk untuk memilih baju dengan warna hitam atau warna gelap lainnya seperti cokelat tua, biru tua dan lainnya.

Pilih Baju Dengan Model Leher Berbentuk V
Baju dengan leher berbentuk V (V-Neck) akan membuat tubuh terlihat melebar keatas sehingga membuatnya terlihat lebih kurus, sebab baju dengan model ini akan menonjolkan leher dan tulang selangka Anda terlihat. Untuk itu disarankan bagi Anda yang bertubuh gemuk agar memilih model pakaian dengan bentuk leher V dan hindari baju dengan model leher bundar.

Pilih Baju Dengan Motif Vertikal
Baju bermotif vertikal seperti garis-garis lurus dari atas ke bawah akan membuat tubuh terlihat lebih tinggi sehungga membuatnya terlihat lebih langsing. Motif dengan bunga kecil-kecil  yang tidak menutupi seluruh baju juga dapat membuat tubuh gemuk Anda akan terlihat kurus. Untuk itu disarankan bagi wanita gemuk agar memilih model pakaian dengan motif garis vertikal atau motif berukuran kecil-kecil agar tubuh Anda terlihat lebih langsing.

Pilih Baju Dengan Model Panjang
Kaos atau kemeja yang model bawahnya cukup panjang sangat cocok digunakan oleh wanita yang bertubuh gemuk. Dengan panjangnya maka akan menutupi besarnya paha Anda sehingga akan membuat tubuh Anda terlihat langsing. Untuk itu disarankan bagi wanita gemuk untuk menggunakan kaos atau kemeja yang bagian bawahnya panjang atau model Long Cardi yang dapat menutupi betis dan paha Anda yang besar sehingga tubuh Anda terlihat lebih langsing.

Pilih Baju Dengan Bahan Ringan
Bahan baju yang ringan seperti katun, syifon, cashmere atau bahan yang flowy akan membuat jatuhnya baju pas di tubuh Anda dan akan mudah melambai saat tubuh Anda bergerak sehingga mampu menutupi lipatan lemak tubuh dan Anda akan terlihat lebih langsing. Untuk bahan kaos, sebaiknya menggunakan cotton atau poly cotton. Jika ingin menggunakan pakaian berbahan kulit, Anda dapat menggunakan letaher & suede serta kain lycra.

Demikian Cara Memilih Baju Untuk Wanita Gemuk yang dapat Anda lakukan. Dengan pemilihan baju yang tepat, wanita gemuk juga dapat tampil cantik penuh pesona. Semoga bermanfaat.


Kamis, 18 Mei 2017

Cara Merawat Kebaya Agar Tetap Awet

Cara Merawat Kebaya Agar Tetap Awet - Kebaya telah lama dikenal sebagai pakaian tradisional Indonesia. Kebaya umumnya digunakan bersama kain batik. Walaupun kebaya lebih identik dipakai oleh wanita-wanita jawa, namun ada beberapa daerah di indonesia memiliki kebaya dengan ciri khas masing-masing seperti Kebaya Jakarta dengan ciri berupa warnanya yang cerah, yang dipadu dengan sarung batik, dan lain sebagainya.

Seperti jenis pakaian lainnya yang memerlukan perawatan, kebaya juga harus dirawat dengan baik agar tidak mudah rusak dan tetap dapat terus digunakan. Berikut ini adalah tips merawat kebaya agar tahan lama dan tetap terlihat cantik :

Cara Mencuci Kebaya

- Jangan mencuci kebaya dengan menggunakan mesin cuci karena dapat merusak kebaya. Kebaya sebaiknya dicuci secara manual (menggunakan tangan). 
- Untuk mencuci kebaya, hindari menggunakan deterjen yang mengandung pemutih. Kebaya jangan dikucek tapi cukup diremas secara lembut.
- Jangan menggunakan sikat cuci terutama kebaya berbahan brokat dan yang mempunyai hiasan bordiran dan payet. Untuk menghilangkan noda, gunakan sikat gigi berbahan lembut.
- Jangan merendam kebaya didalam larutan deterjen terlalu lama, cukup 8-10 menit saja dan setelah itu bilas dengan air bersih
- Untuk mengurangi airnya, jangan memeras kebaya dengan cara dipelintir, sebaiknya letakan kebaya diatas handuk yang dibentangkan kemudian gulung keduanya secara bersamaan.
- Jangan menjemur kebaya dibawah terik matahari secara langsung.
- Untuk jenis bahan kebaya tertentu seperti chiffon, lace atau tulle, gunakan teknik dry-cleaning agar tekstur kebaya tetap terjaga dengan baik.
- Jangan terlalu sering mencuci kebaya, kecuali sudah benar-benar kotor dan berbau. Setelah digunakan, cukup diangin-anginkan saja dengan meletakannya ditempat yang datar.

Cara Menyetrika Kebaya

- Untuk menyetrika kebaya, sebaiknya kebaya dilapisi dulu dengan kain agar tidak terjadi sentuhan tapak setrika secara langsung untuk menghindari kerusakan bahan kebaya.
- Untuk kebaya berbahan tulle, jangan disetrika karena akan merusak tekstur bahanya.
- Sesuaikan suhu panas setrika dengan bahan kebaya yang digunakan.

Cara Menyimpan Kebaya

- Untuk menyimpan kebaya, sebaiknya perhatikan jenis bahan kebaya yang digunakan. Untuk kebaya dari bahan satin atau sutera dapat digantung dengan menggunakan hanger. Untuk kebaya dari bahan lace, tulle atau payet sebaiknya dilipat dan disimpan didalam kotak khusus yang terbuat dari kardus atau mika agar tekstur dan garis kebaya tetap terjaga.
- Jangan menempatkan kamper atau kapur barus ditempat menyimpan kebaya sebab hal itu dapat merusak bahan kebaya. Sebaiknya gunakan silica gel agar kebaya tetap kering.

Demikian Cara Merawat Kebaya Agar Tetap Awet yang dapat Anda lakukan. Sebaiknya jangan menyemprotkan parfum secara langsung kepermukaan kebaya, karena bahan tertentu dari parfum seperti fragrance dapat merusak tekstur warna kebaya Anda. Semoga bermanfaat.


Cara Merawat Jilbab Yang Benar

Cara Merawat Jilbab Yang benar - Bagi para wanita muslimah, jilbab merupakan pakaian khusus yang wajib dimiliki dan dikenakan. Model dan bahan yang digunakan untuk membuat jilbab sangat bervariasi, sehingga para penggunanya mempunyai banyak pilihan dalam menentukan jilbab yang akan digunakannya. Namun begitu, jilbab juga perlu perawatan secara tepat agar tetap terlihat cantik dan tidak mudah rusak sehingga masih dapat terus digunakan.

Untuk merawat jilbab agar tetap terlihat baru maka yang harus diperhatikan adalah jenis bahan yang digunakan untuk membuat jilbab, misalnya polyester, katun, rayon, satin, sutera, chifoon, viscose, dll. Berikut ini adalah tips merawat jilbab agar tetap awet yang bisa Anda lakukan :

Mencuci Jilbab

- Sebelum mencuci jilbab Anda, sebaiknya lihat label atau petunjuk yang biasanya terpasang pada jilbab untuk mengetahui bagaimana mencuci jilbab Anda. 
- Ada beberapa jenis bahan jilbab yang dapat dicuci dengan menggunakan mesin cuci, dan ada beberapa jenis bahan yang hanya boleh dicuci secara manual (menggunakan tangan). Namun untuk segala jenis bahan jilbab, sebaiknya dicuci hanya menggunakan tangan saja.
- Jangan menggunakan deterjen, sebaiknya gunakan sabun yang lembut atau menggunakan shampo bayi, jangan direndam terlalu lama dan jangan dikucek terlalu keras.
- Jangan diperas dengan cara dipelintir dan jangan dijemur dibawah sinar matahari secara langsung. Jangan menjemur jilbab dengan cara digantung. 

Menyetrika Jilbab

- Untuk menyetrika jilbab, Anda juga harus mengetahui karakteristik bahan jilbab. Ada jenis bahan yang tidak perlu disetrika seperti bahan polyester dan ada bahan yang perlu disetrika.
- Bila harus disetrika, jangan menggunakan suhu panas yang terlalu tinggi. Gunakan suhu yang sesuai dengan jenis bahan yang ada.
- Jangan disetrika dalam keadaan terlipat, sebab akan meninggalkan bekas lipatan.

Menyimpan Jilbab

- Untuk menyimpan jilbab agar terlihat rapih, sebaiknya lakukan dengan cara menggulung jilbab atau menggunakan hanger khusus penyimpan jilbab.
- Atur jilbab sesuai corak dan warnanya untuk memudahkan Anda saat ingin menggunakan jilbab yang sesuai dengan baju yang Anda gunakan.
- Jangan ditumpuk dengan jenis pakaian yang lain karena dapat membuat jilbab menjadi kusut.

Demikian Cara Merawat Jilbab Yang Benar agar terlihat tetap cantik. Bila Anda tahu Cara Menggunakan Busana Muslimah Yang Benar maka Anda juga harus tahu cara merawatnya. Jilbab yang terawat baik akan tetap terlihat indah dan selalu nyaman digunakan. Semoga bermanfaat.


Rabu, 10 Mei 2017

Cara Merawat Jaket Parasut

Cara Merawat Jaket Parasut - Parasut adalah sejenis bahan yang tipis dan cendrung kedap air, terbuat dari bahan sejenis polyester yang berasal dari serat sintetis hasil pengolahan minyak bumi yang diproses menjadi serat fiber poly. Bagi para olahragawan atau para pendaki gunung, jaket parasut merupakan salah satu pakaian yang selalu dikenanakan. Kelebihan bahan parasut dibandingkan dengan bahan lainnya adalah mudah dibersihkan, cepat kering dan tidak menimbulkan bau. Selain itu, bahan parasut mampu melindungi tubuh dari terpaan angin dan air hujan serta mampu menghangatkan tubuh, sehingga bahan ini cocok digunakan sebagai bahan pembuat jaket. Modelnya yang cukup simpel membuat jaket parasut banyak disukai orang.

Seperti jenis pakaian lainnya yang memerlukan perawatan, jaket parasut juga memerlukan perawatan agar tidak mudah rusak. Bagi Anda yang memiliki jaket parasut, berikut ini adalah tips merawat jaket parasut yang dapat Anda lakukan :

Mencuci Jaket Parasut

- Masukan jaket parasut kedalam larutan deterjen sambil diaduk hingga seluruh jaket basah, selanjutnya rendam jaket, minimal selama 15 menit. Hindari merendam jaket terlalu lama sebab dapat merusak serat parasut.
- Setelah itu angkat jaket kemudian kucek jaket secara perlahan untuk membersihkannya. Untuk menghilangkan noda yang melekat, hilangkan dengan menggunakan sikat yang berbulu lembut.
- Setelah jaket terlihat bersih, langkah selanjutnya bilas jaket dengan menggunakan air bersih, kemudian peras jaket hingga tidak ada lagi buih sabun, tapi jangan dipelintir.
- Selanjutnya jemur jaket diarea yang teduh dan jangan dibawah terik matahari secara langsung agar warnanya tidak cepat memudar.

Menyimpan Jaket Parasut

- Simpan jaket parasut didalam lemari dengan cara dilipat atau digantung menggunakan hanger.
- Usahakan lemari yang digunakan bebas dari jamur agar tidak menimbulkan bau.

Itulah Cara Merawat Jaket Parasut yang bisa Anda lakukan. Untuk kain parasut yang bukan anti panas, sebaiknya jangan disetrika karena dapat merusak lapisan parasutnya. Jika harus disetrika, gunakan suhu panas yang rendah dan setrika hanya pada bagian dalamnya saja. Sebelum disetrika, lapisi permukaannya dengan kain. Jangan terlalu lama menyimpan jaket parasut yang telah dipakai agar tidak berjamur. Semoga bermanfaat.


Kamis, 04 Mei 2017

Cara Merawat Jas Yang Benar

Cara Merawat Jas Yang Benar - Jas merupakan salah satu model pakaian yang sering digunakan pada acara resmi atau acara formal. Pakaian ini dirancang secara khusus dan dibuat setelan (jas dan celana) dari bahan dan warna yang sama. Jas umumnya digunakan oleh pria pada saat-saat tertentu saja, tapi ada juga yang menggunakannya setiap hari. Harganya yang terbilang cukup mahal membuat setelan jas ini perlu perawatan yang tepat.

Seperti model pakaian lainnya yang memerlukan perawatan, jas juga harus dirawat secara baik agar tidak mudah rusak. Berikut ini tips merawat jas yang bisa Anda lakukan :

Cara Mencuci Jas

Perhatikan dengan baik jenis bahan jas Anda, karena ada beberapa bahan jas yang tidak bisa dicuci dengan sabun deterjen seperti jas yang terbuat dari bahan wol. Untuk jas yang berbahan wol biasanya menggunakan teknik dry-cleaning. Jas berbahan wol tidak dapat dicuci dengan air biasa karena dapat merubah bentuk jas. Untuk itu maka jas Anda yang berbahan wol sebaiknya dicuci di Laundry. Untuk jas yang terbuat dari bahan katun atau safari dapat dicuci dengan menggunakan sabun deterjen, namun jangan dilakukan perendaman terlalu lama agar bahan jas tersebut tidak cepat mengalami kerusakan. Selanjutnya jemur setelan jas Anda dengan cara digantung menggunakan hanger dan posisi bagian sisi dalam berada diluar. Jangan terlalu sering mencuci jas Anda. Cuci jas Anda jika sudah tercium bau yang tidak sedap.

Cara Menyetrika Jas

Untuk menyetrika jas, sebaiknya Anda juga perlu memperhatikan bahan jas Anda. Untuk menyetrika jas yang terbuat dari bahan wol, sebaiknya menggunakan setrika uap. Untuk menyetrika jas berbahan katun, maka Anda dapat menggunakan setrika biasa. Saat menyetrika, sebaiknya jas dalam keadaan lembab. Letakan kain diatas permukaan jas Anda agar tapak setrika tidak menempel secara langsung pada bahan jas Anda. Sesuaikan panas setrika dengan jenis bahan jas Anda dan hindari adanya lipatan pada jas Anda saat menyetrikanya

Cara Menyimpan Jas

Simpan jas Anda didalam lemari dengan cara digantung menggunakan hanger tapi jangan menggunakan hanger yang terbuat dari kawat atau besi karena dapat merusak struktur bahu jas. Tutup jas dengan plastik atau pembungkus khusus jas agar terhindar dari udara lembab dan debu. Jangan pernah menyimpan jas dengan cara dilipat. Jika jas telah cukup lama berada didalam lemari, sebaiknya keluarkan untuk diangin-anginkan beberapa saat agar tidak berjamur. 

Demikian Cara Merawat Jas Yang benar agar tahan lama. Jangan terlalu sering menggunakan jas yang sama, sebaiknya jika Anda memiliki beberapa jas, gunakan jas Anda secara bergantian satu dengan lainnya. Semoga bermanfaat.


Sabtu, 29 April 2017

Cara Merawat Sweater Yang Benar

Cara Merawat Sweater Yang Benar - Sweater merupakan jenis pakaian yang umumnya digunakan saat cuaca dingin atau musim hujan. Namun seiring perkembangan waktu, kini sweater juga digunakan untuk menunjang penampilan agar terlihat lebih keren dan modis. Seperti jenis pakaian lainnya yang memerlukan perawatan, sweater juga harus dirawat dengan baik agar tidak mudah mengalami kerusakan, khususnya yang terbuat dari bahan wol.

Untuk merawat sweater agar tidak cepat rusak memang membutuhkan perhatian khusus. Jika salah dalam perawatan, maka sweater kesayangan Anda tidak akan dapat berumur panjang. Berikut ini tips merawat sweater yang dapat Anda lakukan :

Mencuci Sweater

- Jangan terlalu sering dicuci
Mencuci sweater setiap kali selesai dipakai dapat mempercepat proses penyusutan dan kerusakan pada sweater. Jangan terlalu sering mencuci sweater, sebaiknya cuci sweater setelah 4-5 kali pemakaian, kecuali sweater Anda terkena noda atau terkena bau yang tidak sedap.

- Jangan menggunakan mesin cuci. 
Mencuci sweater dengan menggunakan mesin cuci sebaiknya jangan dilakukan sebab putaran mesin cuci dapat merusak sweater Anda. Sebaiknya sweater dicuci dengan cara merendamnya dengan larutan deterjen selama 30 menit dan setelah itu langsung di bilas dengan air bersih.

- Jangan dijemur saat masih terlalu basah
Sebelum menjemur sweater yang telah dicuci, Anda bisa mengeringkannya terlebih dahulu dengan mesin pengering. Jika tidak ada mesin pengering, Anda dapat meletakannya diatas handuk kering kemudian gulung keduanya secara bersamaan seperti Anda menggulung karpet. Jangan memeras sweater dengan cara dipelintir, karena akan menyebabkannya cepat rusak.

- Jangan dijemur dibawah sinar matahari langsung
Setelah sweater dalam kondisi tidak terlalu basah, jemur sweater Anda namun jangan dijemur dibawah sinar matahari langsung, cukup diangin-anginkan saja. Saat mengeringkan, sweater jangan digantung tapi dihamparkan diatas permukaan kain atau handuk.

Menyimpan Sweater

- Jangan menggantung sweater
Simpan sweater Anda didalam lemari dengan cara dilipat atau digulung. Jangan menyimpan sweater Anda dengan cara digantung menggunakan hanger, sebab hal itu dapat merusak bentuk sweater Anda dan membuat sweater menjadi melebar, terutama pada bagian leher.

- Jauhkan dari ngengat
Untuk menghindari gangguan ngengat yang sangat suka memakan wol, tempatkan kamper dekat sweater atau simpan sweater Anda didalam kotak khusus yang terbuat dari kayu cedar.

Demikian Cara Merawat Sweater Yang Benar agar tidak mudah rusak. Segera perbaiki sweater Anda jika terdapat kerusakan agar kerusakan tersebut tidak bertambah parah. Untuk mengatasi serat benang yang bermunculan, Anda dapat menggunakan pisau cukur. Semoga bermanfaat.


Jumat, 19 Agustus 2016

Cara menggunakan Busana Muslimah Yang Benar

Cara Menggunakan Busana Muslimah Yang Benar - Banyak model dan gaya busana saat ini yang dapat digunakan sebagai pelengkap penampilan Anda. Namun bagi para muslimah, busana yang mampu menutupi aurat mereka adalah pilihan yang harus diutamakan, tidak harus sesuai mode dan trend yang sedang berkembang, tetapi yang terpenting harus sesuai dengan tuntutan islam. Pilihan yang utama bagi wanita muslimah dalam berpakaian adalah menggunakan busana muslimah. Penggunaan busana muslimah tidak dapat dilakukan semaunya, ada beberapa aturan yang harus ditaati agar tidak melanggaran aturan dalam islam.

Jika Anda perhatikan saat ini, masih banyak wanita muslimah yang kurang memahami bagaimana seharusnya mereka berbusana. Masih banyak diantara mereka yang memakai busana muslimah seperti jilbab hanya sebatas sebagai penutup kepala saja, selebihnya mereka tetap menggunakan kaos dan celana jeans yang ketat. Mereka tidak menyadari bahwa hal tersebut salah, dengan alasan trend dan fashionable mereka tanpa sadar telah melanggar apa yang telah ditentukan dalam syariat islam. Bagi Anda yang belum mengetahui cara berbusana muslimah yang benar, silahkan mengikuti cara-cara berikut ini :

1. Menggunakan jilbab yang menutupi seluruh badan
Jilbab yang digunakan harus mampu menutupi seluruh badan Anda, kecuali wajah dan telapak tangannya. Jilbab tidak boleh hanya sebatas leher, harus panjang dan sampai menutupi dada.
"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu'min : Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang". (QS. Al-Ahzab : 59)

2. Jangan menggunakan busana dengan bahan yang tipis
Menggunakan busana dengan bahan yang tipis dapat mengambarkan bentuk tubuh Anda, dimana hal tersebut dapat memunculkan pikiran kotor pada laki-laki yang memandangnya.
"Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat : Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dengan cambuknya dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang (baik karena tipis atau pendek yang tidak menutupi auratnya), berlenggak-lenggok (bergaya ketika berjalan), kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian". (HR. Muslim)

3. Jangan menggunakan busana yang ketat
Menggunakan busana yang ketat dapat memperlihatkan bentuk tubuh Anda, sehingga hal itu juga dapat memunculkan pikiran kotor pada setiap laki-laki yang memandangnya.
"Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah memakaikanku baju Quthbiyyah yang tebal. Baju tersebut dulu dihadiahkan oleh Dihyah Al Kalbi kepada beliau. lalu aku memakaikan baju itu kepada istriku. Suatu saat Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam menanyakanku : Kenapa baju Quthbiyyah tidak engkau pakai? Kujawab, Baju tersebut kupakaikan pada istriku wahai Rasulallah. Beliau berkata, Suruh ia memakai baju rangkap didalamnya karena aku khawatir Quthbiyyah itu mengambarkan bentuk tulangnya". (HR. Ahmad dengan sanad layyin, penguat riwayat Abi Daud, derajat hadis ini Hasan).

4. Jangan menggunakan busana yang menyerupai laki-laki
Pakaian yang menyerupai laki-laki yang digunakan oleh seorang wanita, maka wanita itu akan terpengaruh dan memiliki sifat kelaki-lakian.
"Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam melaknat pria yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian pria". (HR. Abu Dawud).

5. Jangan menggunakan wewangian pada busana
Jangan menggunakan minyak wangi/parfum pada saat keluar rumah, walaupun hendak ke masjid. Sedangkan didalam rumah, dihadapan suami dianjurkan, karena hal itu dapat menyenangkan hati suami. Setiap wanita yang mnyenangkan hati suaminya adalah baik.
"Kalian, para perempuan keluar rumah dengan memakai wewangian sehingga para laki-laki mencium bau harum kalian ! sesungguhnya hati laki-laki itu ditentukan oleh bau yang dicium oleh hidungnya. Keluarlah kalian dari rumah dengan tidak memakai wewangian". (HR. Abdurrazaq dalam al Mushannaf no. 8107).
"Siapapun perempuan yang memakai wewangian, lalu ia melewati kaum laki-laki agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah penzina". (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ahmad dengan sanad shohih).
"Siapapun perempuan yang memakai bakhur (wewangian sejenis kemenyan) maka janganlah ia menyertai kita dalam menunaikan sholat isya' yang akhir" (HR. Muslim)

6. Jangan menggunakan busana yang menyerupai busana wanita-wanita kafir
Wanita-wanita kafir dalam berbusana sering memperlihatkan bentuk tubuhnya (auratnya), pakaian-pakaian dengan bahan transparan dan pakaian yang menyerupai pakaian laki-laki.
"Dari Abdulah bin Amr berkata : Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam melihatku mengenakan dua kain berwarna merah (karena dicelup dengan tanaman usfur), lalu beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : Sesungguhnya itu adalah  pakaian orang-orang kafir, maka janganlah engkau kenakan". (HR. Muslim).


Demikianlah Cara Menggunakan Busana Muslimah Yang Benar. Sebagai seorang muslimah, harus bisa menerapkan hal tersebut dalam keseharian Anda. Semoga artikel ini bermanfaat.


Selasa, 05 Januari 2016

Cara Menghilangkan Noda Pada Pakaian

Cara Menghilangkan Noda Pada Pakaian - Noda yang terdapat pada pakaian tentunya sangat mengganggu sekali, terlebih lagi jika noda tersebut melekat pada pakaian Anda yang berwarna putih. Selain tidak nyaman dilihat, noda tersebut juga akan merusak keindahan pakaian yang Anda gunakan. Umumnya cara menghilangkan noda pakaian putih yang banyak dilakukan orang hanya dengan menggunakan pemutih pakaian, namun terkadang noda yang ada tidak dapat hilang secara sempurna. Untuk mengatasi noda pada pakaian harus dilakukan dengan cara yang tepat, agar tidak menyebabkan kerusakan pada pakaian itu sendiri. Berikut ini beberapa cara untuk menghilangkan berbagai jenis noda yang melekat pada pakaian Anda :

Menghilangkan Noda Karat
Anda dapat menggunakan cuka dan garam untuk menghilangkan noda karat yang melekat pada pakaian. Teteskan cuka dan garam pada bagian pakaian yang terdapat noda karat, gosokan secara berulang hingga bersih. Setelah itu, cuci pakaian dengan sabun. Ulangi cara tersebut hingga noda karat menghilang. Cara lain adalah dengan menggunakan jeruk nipis. Teteskan air jeruk nipis pada area yang terdapat noda, kemudian tutupi dengan kain bersih dan basah. Setelah itu, setrika pakaian yang ditutup tersebut. Ulangi beberapa kali hingga noda menghilang.

Menghilangkan Noda Darah
Lemon dapat digunakan untuk menghilangkan noda darah yang melekat pada pakaian. Gosok bagian pakaian yang terdapat noda darah dengan lemon dan garam. Setelah noda menghilang, bilas pakaian dengan air hangat. Selanjutnya cuci pakaian tersebut seperti biasa. Cara lain adalah dengan menggunakan pasta gigi. Oleskan pasta gigi secukupnya pada area yang terdapat noda, biarkan hingga pasta gigi mengering. Setelah mengering, bilas dengan menggunakan air dingin dan cuci pakaian seperti biasa.

Menghilangkan Noda Tinta
Gunakan cairan penghapus cat kuku (Aseton) untuk menghilangkan noda tinta pada pakaian. Teteskan aseton pada bagian pakaian yang terdapat noda tinta, diamkan selama 30 menit. kemudian kucek bagian pakaian tersebut hingga noda menghilang. Setelah noda menghilang, cuci pakaian tersebut dan bilas hingga bersih. Cara lain adalah dengan menggunakan alkohol. Tuangkan alkohol secukupnya pada area yang terdapat noda, tambahkan sedkit deterjen kemudian gosokan secara berulang hingga noda menghilang.

Menghilangkan Noda Lunturan Pakaian Lain
Asam Cuka dapat Anda gunakan untuk menghilangkan noda lunturan pakaian. Siapkan asam cuka dan air secukupnya, campurkan kedua bahan tersebut dengan ditambah diterjen. Rendam pakain Anda yang terkena lunturan selama 30 menit. Setelah itu, bilas dengan air hingga bersih. Jika tidak ada asam cuka, Anda bisa menggantinya dengan menggunakan garam dapur.

Menghilangkan Noda Cat
Untuk menghilangkan noda cat, Anda dapat menggunakan putih telur. Siapkan satu butir telur, pecahkan dan ambil putih telurnya saja. Oleskan putih telur pada bagian pakaian yang terdapat noda cat. Gosok bagian tersebut secara berulang-ulang, kemudian rendam pakaian selama satu malam. Setelah itu, bilas hingga bersih dan cuci pakaian seperti biasa.

Menghilangkan Noda Deodorant
Untuk menghilangkan noda deodorant, Anda dapat menggunakan cuka putih. Tuangkan cuka putih secukupnya pada bagian pakaian yang terdapat noda deodorant dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu, cuci pakaian dengan menggunakan air hangat dan deterjen. Cara lain adalah dengan menggunakan deterjen cair. Oleskan deterjen cair pada area yang terdapat noda lalu gosokan secara berulang. Diamkan selama 30 menit, kemudian cuci pakaian seperti biasa.

Menghilangkan Noda Oli
Gunakan Mentega untuk menghilangkan noda oli yang melekat pada pakaian. Oleskan mentega secukupnya pada bagian pakaian yang terdapat noda oli. Diamkan selama 30 menit, setelah itu cuci pakaian seperti biasa. Anda juga dapat menggunakan putih telur sebagai alternatif lain. Lakukan seperti cara menghilangkan noda cat.


Itulah Cara Menghilangkan Noda Pada Pakaian yang dapat Anda lakukan. Jika pakaian Anda mudah luntur, sebaiknya hati-hati melakukan cara-cara tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat.


Artikel Terbaru

Follow Me On Facebook