Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2020

Cara Mengatasi Jerawat Yang Membandel Secara Alami Dengan Tomat

Mengatasi Jerawat Yang Membandel Dengan Tomat - Kebanyakan orang berusaha untuk menghilangkan jerawat dengan cara menggunakan berbagai produk skincare dan adapun yang secara alami namun gagal dan ada juga yang berhasil tergantung kecocokan kulitnya. Jerawat yang sangat mengganggu penampilan kerap membuat kesal. 

Nah, salah satu cara alami yang bisa mengatasi jerawat yang lagi radang dengan menggunakan tomat, Mengonsumsi buah tomat banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan tubuh terutamanya dapat mencegah kanker payudara, jantung dan stroke, Namun salah satu manfaat utama dari buah tomat yaitu dapat menjaga kesehatan kulit. Bahkan tomat mengandung likopen dan antioksidan untuk mencerahkan kulit, wajah berjerawat dan menjaga pori-pori pada wajah. Ada berbagai cara untuk mengatasi jerawat dengan buah tomat antara lain; 

Sumber Gambar : merdeka.com

 Baca artikel : Cara Menurunkan Kolestrol Tinggi Secara Alami

1. Membuat masker dari tomat

Karena tomat mengandung asam salisilat yang bisa menyerap minyak yang berlebih pada kulit wajah serta menghilangkan sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori karna bisa menyebabkan jerawat dan komedo. Cara membuat masker dari tomat yaitu, dengan cara menghaluskan 1 buah tomat. Kemudian, tempelkan tomat yang sudah di haluskan ke wajah. Lalu, diamkan selama kurang lebih 5 menit. Setelah itu, bilas dengan air biasa atau air hangat sampai bersih. Menggunakan masker dari tomat secara rutin mampu menyembuhkan jerawat dan mencegah jerawat datang kembali.

Ada cara lagi selain dijadiin masker sebagai cara menghilangkan jerawat dengan tomat, yaitu potong tomat menjadi dua bagian di tengahnya lalu menggosokan-gosokan tomat langsung ke wajah. 

2. Mengonsumsi tomat dengan teratur dan rutin. 

Mengonsumsi tomat disarankan untuk kesehatan kulit yaitu dengan memasaknya terlebih dahulu agar kandungan yang ditomat likopen lebih mudah di serap tubuh. Namun, tidak ada salah juga dengan cara mengolahnya menjadi saus pasta dan jus. Mengonsumsi buah tomat sebanyak 2-3 kali dalam seminggu dapat mengurangi kerusakan pada kulit  yang di akitbatkan papasaran sinar matahari UV. Bahkan dibutuhkan penilitian lebih lanjut terkait pencegahan jerawat, Tidak ada salahnya mencoba mengonsumsi buah yang kaya nutrisinya. Memakan tomat secara bersamaan dengan lemak nabati, Contohnya minyak zaitun dan alpukat lebih optimal dan cepat di serap tubuh. 

Baca artikel : Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat Di Wajah

Itulah Cara Mengatasi Jerawat Yang Membandel Dengan Tomat, Cara ini bisa saja tidak memberikan hasil pada wajah, Hal ini karna kondisi kulit setiap orang tidaklah sama. Semoga bermanfaat.



Kamis, 02 April 2020

Cara Membuat Hand Sanitizer Dari Bahan Alami

Cara Membuat Hand Sanitixer Dari Bahan Alami - Hand Sanitizer merupakan produk pembersih berbentuk cairan atau gel yang umumnya digunakan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tangan. Cairan atau gel pembersih ini memiliki  kandungan Alkohol sebagai bahan dasar utama. Alkohol telah dipercaya mampu membunuh bakteri, kuman dan virus yang ada di tangan. Agar lebih efektif, Hand Sanitizer yang digunakan harus memiliki kandungan alkohol minimal sebesar 60%.

Selain membeli produk yang sudah siap pakai di apotik atau di toko-toko yang menyediakannya, Hand Sanitizer juga dapat dibuat sendiri dirumah dengan memanfaatkan bahan-bahan alami. Bagi Anda yang ingin membuatnya sendiri, berikut ini cara membuat Hand Sanitizer dengan bahan alami :

Membuat Hand Sanitizer Dari Tanaman Lidah Buaya
Bahan-bahan yang disiapkan :
- Gel tanaman Lidah Buaya (Aloe Vera) = 1/4 cangkir.
- Isopropil Alkohol (IPA) = 3/4 cangkir.
- Minyak essensial (minyak lavender, minyak tea tree, dll).
Cara membuatnya :
- Campurkan gel tanaman lidah buaya dengan isopropil dan ditambah 10 tetes minyak essensial didalam sebuah wadah atau mangkuk kaca yang bersih dan higienis.
- Aduk ketiga bahan tersebut hingga tercampur rata.
- Setelah selesai, masukan kedalam botol spray.
- Hand Sanitizer Anda siap digunakan.

Membuat Hand Sanitizer Dari Daun Sirih
Bahan-bahan yang disiapkan :
- Daun sirih = 50 gram.
- Air = 200 ml.
- Jeruk nipis = 8 ml.
Cara membuatnya :
- Cuci bersih daun sirih, keringkan kemudian dipotong kecil-kecil.
- Masukan potongan daun sirih kedalam wadah yang bersih.
- Panaskan air, setelah itu tuangkan ke potongan daun sirih untuk direndam.
- Masukan air bersih kedalam panci, kemudian masukan daun sirih yang sudah direndam.
- Rebus dengan api kecil selama 30 menit, setelah itu disaring untuk mendapatkan extra airnya.
- Tambahkan extra air daun sirih dengan perasan jeruk nipis.
-  Aduk hingga tercampur rata, kemudian masukan kedalam botol spray.
- Hand Sanitizer Anda siap digunakan.

Membuat Hand Sanitizer Dari Cuka
Bahan-bahan yang disiapkan :
- Cuka
- Minyak essensial (minyak lavender, minyak tea tree, dll)
Cara membuatnya :
- Isi 2/3 botol spray dengan cuka
- Tambahkan minyak essensial secukupnya
- Kocok hingga kedua bahan tersebut tercampur rata.
- Hand Sanitizer Anda siap digunakan

CATATAN : Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik merupakan cara yang paling efektif untuk mengatasi virus, bakteri dan kuman yang ada ditangan Anda.


Itulah Cara Membuat Hand Sanitizer Dari Bahan Alami yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Jaga kesehatan Anda dengan cara menjaga kebersihan tangan Anda. Semoga bermafaat.


Selasa, 31 Maret 2020

Cara Membuat Cairan Disinfektan Sendiri Di rumah

Cara Membuat Cairan Disinfektan Sendiri Di Rumah - Disinfektan merupakan cairan pembersih yang bahan dasarnya terbuat dari hydrogen peroxide, creosote, alkohol, dll. Cairan ini memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri, virus, kuman serta mikroorganisme berbahaya lainnya di permukaan benda mati yang terkena cairan disinfektan secara langsung. Cara menggunakan cairan disinfektan biasanya dengan kain lap atau disemprotkan ke permukaan benda-benda mati yang paling sering disentuh orang seperti gagang pintu, keran air, meja, kursi, wastafel, saklar lampu, dll. 

Selain membelinya, Anda juga dapat membuat sendiri cairan disinfektan di rumah. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat cairan disinfektan :

Membuat Disinfektan Dari Cairan Pemutih Pakaian
Cairan pemutih pakaian yang mengandung Sodium Hipoklorit dapat digunakan untuk membunuh dan mencegah penyebaran virus, kuman, bakteri dan microorganisme. Cara membuatnya :
- Siapkan botol semprot plastik atau kaca
- Siapkan 30 ml cairan pemutih pakaian dan 1 liter air
- Masukan kedua bahan tersebut kedalam botol biasa atau langsung ke botol semprot.
- Kocok atau aduk hingga kedua cairan tercampur rata.
- Semprotkan cairan disinfektan secara merata kepermukan benda mati yang Anda inginkan.
- jangan menyemprotkannya ke permukaan lantai kayu atau dinding yang dicat.

Membuat Disinfektan Dari Cairan Karbol
Selain menggunakan cairan pemutih pakaian, Anda juga bisa menggunakan cairan karbol yang mengandung Benzalkonium Klorida sebagai bahan disinfektan. Cara membuatnya :
- Siapkan botol semprot plastik atau kaca
- Siapkan 30 ml cairan karbol dan 1 liter air
- Masukan kedua bahan tersebut kedalam botol biasa atau langsung ke botol semprot.
- Kocok atau aduk hingga kedua cairan tercampur rata.
- Semprotkan cairan disinfektan secara merata kepermukan benda mati yang Anda inginkan.

Membuat Disinfektan dari Cairan Cuka
Selain pemutih pakaian dan karbol, Anda juga dapat menggunakan cairan cuka. Cairan ini bisa menghambat pertumbuhan virus. Cara membuatnya :
- Siapkan botol semprot plastik atau kaca
- Siapkan 1/2 cangkir cuka dan 1/2 gelas air
- Siapkan minyak esensial (minyak cengkeh, minyak kayu manis, minyak kayu putih, dll).
- Masukan cuka, air dan 24 tetes minyak esensial kedalam botol semprot.
- Kocok atau aduk hingga ketiga cairan tercampur rata.
- Semprotkan cairan disinfektan secara merata kepermukaan benda mati yang Anda inginkan.

PENTING : Jangan menggunakan atau menyemprotkan cairan disinfektan ke tubuh Anda. Jangan menyemprotkannya ke peralatan memasak, peralatan makan dan minum. Simpan cairan disinfektan di tempat yang aman dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.


Itulah Cara Membuat Cairan Disinfektan Sendiri Di Rumah yang bisa Anda lakukan. Gunakan selalu alat pelindung diri saat melakukan disinfeksi di rumah Anda. Semoga bermanfaat.


Cara Menggunakan Disinfektan Yang Tepat

Cara Menggnakan Disinfektan Yang Tepat - Salah satu cara terhindar dari serangan virus, bakteri, kuman dan mikroorganisme berbahaya lainnya adalah dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan juga berbagai benda atau aksesoris rumah yang sering bersentuhan dengan Anda. Cara yang baik untuk mencegah penyebaran dan membunuh virus yang berada disekitar rumah atau pada benda-benda mati adalah dengan menggunakan cairan disinfektan.

Membersihkan dan menyemprotkan disinfektan ke area sekitar rumah atau pada benda-benda mati yang paling sering Anda sentuh seperti gagang pintu, keran air, meja, saklar lampu, remote, dan lainnya memang perlu dilakukan secara rutin, walaupun tidak ada seorangpun anggota keluarga yang sakit. Berikut ini cara menggunakan disinfektan dengan tepat yang bisa Anda lakukan :

1. Baca instruksi penggunaan disinfektan yang terdapat pada kemasan produk yang Anda beli.
2. Gunakan masker, sarung tangan, sepatu dan kaca mata pelindung saat melakukan disinfeksi.

Disinfeksi lantai rumah
- Siapkan kain pel dan cairan disinfektan secukupnya.
- Bersihkan lantai dari kotoran yang ada.
- Rendam kain pel kedalam cairan disinfektan, kemudian lap pada lantai secara merata.
- Diamkan selama 10 menit, setelah itu lap lantai dengan kain kering dan bersih.
- Anda juga bisa langsung menyemprotkan cairan disinfektan ke permukaan lantai.

Disinfeksi benda-benda yang sering disentuh
- Siapkan kain mikrofiber dan cairan disinfektan secukupnya.
- Bersihkan permukaan benda dengan menggunakan air dan sabun.
- Rendam kain mikrofiber kedalam cairan disinfektan, kemudian gosokan pada permukaan benda.
- Diamkan sekitar 10 menit, setelah itu dilap dengan kain bersih.
- Anda juga bisa langsung menyemprotkan cairan disinfektan ke permukaan benda.

Disinfeksi peralatan elektronik
- Siapkan kain lap tipis atau tissue dan cairan disinfektan secukupnya.
- Bersihkan peralatan elektronik dengan kain bersih.
- Semprotkan cairan disinfektan pada permukaan kain yang tipis atau tissue.
- Lap pada permukaan peralatan elektronik Anda.

3. Jangan berlebihan menggunakan cairan disinfektan.
4. Setelah melakukan disinfeksi, langsung bersihkan diri Anda atau mandi.

Itulah Cara Menggunakan Disinfektan Yang Tepat untuk membunuh dan mencegah timbulnya virus. Lakukan disinfeksi pada benda dan di sekitar rumah Anda secara rutin. Semoga bermanfaat.


Senin, 18 November 2019

Cara Mengatasi Sesak Napas Secara Alami

Cara Mengatasi Sesak Napas Secara Alami - Sesak napas merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan bernapas akibat kurangnya oksigen yang masuk ke paru-paru. Sesak napas bisa terjadi karena adanya  suatu penyakit tertentu seperti asma, alergi, masalah jantung atau masalah lainnya seperti obesitas, keracunan karbon monoksida, dll. Sesak napas tentunya akan membuat penderitanya merasa sangat tidak nyaman

Sesak napas bisa terjadi secara tiba-tiba, oleh karena itu perlu diketahui metode penanganannya. Metode mengatasi sesak napas berikut ini bukanlah sebagai pengganti pengobatan penyakit yang menimbulkan sesak napas, namun hanya sebagai cara untuk meringankan saat merasakan sesak napas. Berikut ini tips mengatasi sesak napas secara alami yang bisa Anda lakukan :


Duduk Di Kursi Dengan Condong Ke Depan
Jika merasakan sesak napas, maka segera duduk di kursi dengan kedua telapak kaki menginjak lantai dan kemudian condongkan tubuh Anda ke depan. Letakan siku dilutut secara perlahan atau tahan dagu dengan tangan Anda. Otot leher dan bahu Anda harus tetap rileks. Selanjutnya ambil napas dalam secara perlahan lewat hidung dan hembuskan secara perlahan.

Berbaring Santai Di Tempat Tidur
Apabila Anda merasakan sesak napas saat sedang tidur, maka cobalah atur posisi badan menjadi terlentang dengan membuat posisi kepala lebih tinggi oleh tumpukan bantal. Tekuk lutut kemudian selipkan guling atau bantal di bawah lutut. Usahakan agar posisi punggung tetap lurus dan kedua tangan lurus di sisi badan. Cara ini akan membuat jalan napas Anda menjadi lancar.

Merebahkan Kepala Di Atas Meja
Apabila Anda merasakan sesak napas saat sedang duduk berhadapan dengan meja, maka jika timbul sesak napas, segera lipat kedua tangan Anda diatas meja dan kemudian rebahkan kepala Anda diatas kedua tangan Anda dengan kedua telapak kaki menginjak lantai. Atur napas secara perlahan lewat hidung maupun lewat mulut hingga napas terasa lega.

Menyandar Ke Dinding
Jika sesak napas terjadi saat posisi Anda sedang berdiri, maka Anda dapat menyandarkan diri Anda ke dinding dengan menempelkan pinggul Anda. Pastikan kaki Anda terbuka selebar bahu dan tangan berada disamping kedua paha Anda kemudian condongkan badan sedikit ke depan. Dapat juga dilakukan dengan cara berjalan lambat sambil mengatur pernapasan Anda.


Itulah Cara Mengatasi Sesak Napas Secara Alami yang bisa Anda lakukan. Untuk mencegah gangguan sesak napas, cobalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Semoga bermanfaat.


Kamis, 14 November 2019

Cara Menjaga Kadar Gula Darah Agar Tetap Normal

Cara Menjaga Kadar Gula Darah Agar Tetap Normal - Kadar gula darah adalah tingkatan zat gula atau glukosa di dalam darah. Kadar gula darah akan selalu berubah tergantung dari situasi dan kondisi pada saat tertentu, biasanya pada saat sebelum makan dan sesudah makan. Kadar gula dipengaruhi oleh asupan nutris dari makanan atau minuman, terutama yang mengandung karbohidrat tinggi. Kadar gula normal sebelum makan sekitar 70-130 mg/dL dua jam setelah makan kurang dari 140 mg/dL dalam kondisi puasa (setidaknya 8 jam) kurang dari 100 mg/dL dan menjelang tidur sekitar 100-140 md/dL. Kadar gula yang terlalu rendah atau terlalu tinggi akan berdampak buruk bagi kesehatan dan tentunya akan mengganggu aktifitas keseharian Anda.

Kadar gula darah rendah akan menyebabkan tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga, keluar keringat dingin, kulit pucat, mudah lapar, jantung berdebar, gelisah dan jika terlalu rendah  akan menyebabkan sulit berkonsentrasi, bicara melantur, mudah marah. Sedangkan kadar gula darah tinggi akan menyebabkan badan terasa lelah, sering merasa haus, sering buang air kecil, nafsu makan meningkat, bobot badan berkurang dan jika terlalu tinggi akan menyebabkan penglihatan kabur, kulit kering memerah dan terasa panas, pusing, sering infeksi gigi, dan merasa sangat haus.

Untuk menghindari dampak buruk dari kadar gula rendah atau tinggi, maka Anda harus menjaga kadar gula darah tetap normal. Berikut tips menjaga kadar gula darah agar tetap normal :


Rutin Berolahraga
Dengan rutin berolahraga, maka akan membantu sel-sel otot mengubah glukosa menjadi energi sehingga gula darah akan tetap stabil dan normal. Lakukan olahraga setidaknya 2,5 jam per minggu secara teratur, namun jangan berlebihan dalan melakukan olahraga karena bisa menyebabkan gula darah turun secara drastis sehingga menyebabkan badan cepat terasa lelah.

Makan Tepat Waktu
Jaga selalu waktu makan Anda, terutama jangan melewatkan sarapan. Hal ini untuk menghindari rasa lapar yang berlebihan pada jam-jam berikutnya, yang dampaknya akan membuat Anda cendrung makan secara berlebihan sehingga membuat kadar gula darah Anda naik. Batasi juga mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.


Menghindari Stres
Stres dapat membuat kadar gula darah Anda meningkat, untuk itu sebaiknya segera atasi stres yang sedang Anda rasakan dengan melakukan hal-hal yang mampu membuat Anda lebih tenang seperti keluar rumah untuk sekedar jalan-jalan ke taman dan hal lainnya.


Itulah Cara Menjaga Kadar Gula Darah Agar Tetap Normal yang bisa Anda lakukan. Segera konsultasikan dengan Dokter jika Anda mengalami gangguan gula darah. Semoga bermanfaat.


Kamis, 23 Mei 2019

Cara Mengatasi Stroke Ringan

Cara Mengatasi Stroke Ringan - Penyakit stroke ringan adalah terganggunya fungsi otak akibat aliran darah ke otak mengalami gangguan atau berkurang sehingga menyebabkan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan otak tidak dapat terpenuhi dengan baik. Ada 2 penyebab terjadinya stroke yaitu adanya sumbatan di pembuluh darah dan adanya pembuluh darah yang pecah. Beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko terserang stroke ringan yaitu faktor keturunan, berusia diatas 55 tahun, berjenis kelamin laki-laki dan penyakit anemia sel sabit atau sickle cell.

Ada dua jenis stroke yang bisa menyerang siapa saja yaitu stoke ringan dan stroke berat. Stroke ringan disebabkan oleh adanya penyumbatan pembuluh darah di otak. Sedangkan stroke berat disebabkan oleh adanya pendarahan akibat pembuluh darah yang pecah. Stroke berat dapat mengakibatkan penderitanya tak sadarkan diri, dan bahkan meniggal dunia.

Beberapa gejala stroke ringan yaitu salah satu bagian tubuh mengalami kelumpuhan seperti pada wajah, lengan atau kaki, bicaranya cadel atau tidak jelas, bibir miring dan pusing. Berikut ini langkah pertolongan pertama mengatasi serangan stroke ringan :

Biarkan tetap ditempat kejadian
Bila seseorang mengalami serangan stroke ringan, sebaiknya biarkan orang itu di tempatnya dan jangan dipindahkan kemanapun. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan pecahnya pembuluh darah halus dalam otak yang bisa semakin cepat terjadi, yang tentunya akan sangat beresiko. Bantu orang itu untuk duduk dengan baik agar tidak terjatuh lagi.

Memberikan posisi yang nyaman
Sandarkan penderita pada posisi senyaman mungkin agar tubuh dan peredaran darahnya tidak mengalami gangguan, dan usahakan agar dapat tetap bernafas dengan lancar. Dengan begitu kondisi psikologis penderita akan menjadi lebih baik dan semakin cepat sembuh.

Memberikan minum
Berikan penderita segelas air putih agar terhindar dari dehidrasi. Jika penderita mengalami dehidrasi, maka akan mengganggu peredaran darah yang menuju ke otak dan pasokan oksigen ke saraf otak tidak maskimal. Segelas air putih dapat membantu meringankan serangan stroke ringan.

Tarik-tarik dan tusuk daun telinga
Apabila terlihat mulut penderita miring ata terlihat tidak normal, coba tarik-tarik daun telinga penderita hingga terlihat kemerahan, kemudian tusuk 2 kali dengan menggunakan jarum yang sudah disterilkan (dibakar) pada masing-masing ujung bawah daun telinga penderita hingga mengeluarkan 2 tetes darah dari masing-masing daun telinga tersebut.

Tusuk ujung-ujung jari
Tusukan jarum suntik atau jarum lain yang sudah disterilkan atau dibakar pada ujung jari di area sekitar 1 mm dari ujung kuku hingga mengeluarkan sedikit darah atau 1 tetes darah. Cara ini biasanya akan membuat penderita cepar sadar.

Untuk mencegah serangan sroke ringan, maka yang harus dilakukan adalah menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan berat badan, rutin berolahraga, menjaga kadar gula darah, dan menerapkan pola hisup sehat seperti tidak merokok dan mengkonsumsi alkohol berlebihan.

Itulah Cara Mengatasi Stroke Ringan yang bisa Anda lakukan sebagai langkah pertolongan pertama. Melakukan konsultasi dengan dokter harus selalu dilakukan penderita sebagai langkah penyembuhan dan pencegahan serangan stroke ringan. Semoga bermanfaat.


Rabu, 22 Mei 2019

Cara Mengatasi Dan Mencegah Angin Duduk

Cara Mengatasi Dan Mencegah Angin Duduk - Angin duduk merupakan sebuah penyakit yang menimbulkan rasa nyeri di dada. Rasa nyeri tersebut disebabkan oleh karena aliran darah ke jantung terganggu akibat adanya penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah. Angin duduk identik dengan sindrom serangan jantung koroner akut yang dapat menyebabkan kematian seseorang dalam waktu 15-30 menit. Angin duduk dapat terjadi secara tiba-tiba akibat otot jantung kurang mendapatkan pasokan oksigen dari aliran darah yang kemudian menimbulkan nyeri dada. Angin duduk dalam istilah medisnya disebut Angina.

Gejala serangan angin duduk sering ditandai dengan rasa nyeri di dada, dada seperti ditekan dan diremas-remas yang dapat menjalar ke lengan kiri dan kanan, leher, rahang, dan punggung serta ulu hati. Gejala lainnya yaitu sesak napas, tubuh terasa lelah, mual, pusing, gelisah, keluar keringat berlebihan, dan pingsan. Penyebab serangan angin duduk adalah kolestrol tinggi, penyakit diabetes, hipertensi, stres, obesitas, gaya hidup tidak sehat, mempunyai riwayat terkena penyakit jantung sebelumnya, riwayat keluarga mengalami penyakit jantung, dll.

Mengatasi Angin Duduk

Tindakan berikut ini sebagai langkah pertolongan pertama bila terjadi serangan angin duduk :
  • Batuklah dengan kencang secara berulang-ulang. Tarik nafas yang dalam setiap kali akan batuk. Menarik nafas dalam-dalam akan mendapatkan banyak oksigen ke paru-paru, dan batuk akan menekan jantung yang membuat darah tetap tersirkulasi.
  • Tetap menjaga kesadaran dengan cara menggaruk-garuk jari kelingking dengan ibu jari.
  • Mengkonsumsi obat Antiplatelet untuk melonggarkan sumbatan yang terjadi dan mencegah pembentukan gumpalan darah. Obat Antiplatelet yang paling umum dijual adalah Aspirin. Atau mengkomsumsi obat Antikoagulan untuk pengencer darah dan mencegah pembentukan gumpalan di dalam pembuluh darah.

Mencegah Angin duduk

Mengontrol tekananan darah
Lakukan pengukuran tekanan darah secara rutin dan membatasi konsumsi makanan asin. Dengan cara ini tekanan darah Anda akan mudah dikendalikan.

Mengendalikan gula darah
Memeriksakan gula darah secara rutin agar gula darah Anda dapat dikendalikan. Dengan cara ini Anda dapat terhindar dari resiko serangan angina atau penyakit jantung lainnya.

Menghindari makanan yang mengandung kolestrol tinggi
Konsumsi makanan yang mengandung kolestrol tinggi dapat memicu timbunan plak yang dapat menyumbat aliran darah. Sebaiknya Anda mengkonsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, ikan, daging tanpa lemak, susu rendah lemak, dan makanan menyehatkan lainnya.

Menjaga berat badan
Kegemukan atau obesitas merupakan salah satu penyebab seseorang terserang angina, Jika berat badan Anda berlebihan, sebaiknya lakukan penurunan berat badan dengan cara sehat seperti berolahraga, konsumsi makanan bergizi seimbang, dan istirahat yang cukup.

Melakukan olahraga secara rutin
Olahraga merupakan salah satu cara hidup sehat yang dapat mencegah serangan angin duduk, sebab olahraga dapat menurunkan berat badan. Namun begitu jangan melakukan olahraga yang berat. Lakukanlah olahraga ringan seperti berjalan kaki, jogging, yoga, meditasi, dll. Sebelum berolahraga, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter Anda.

Angin duduk bukan disebabkan oleh angin yang masuk ke tubuh Anda, kemudian mengatasinya dengan cara kerokan seperti yang biasanya dilakukan oleh orang yang masuk angin. Angin duduk merupakan sebuah gejala suatu penyakit yang berkaitan dengan jantung.

Demikian Cara Mengatasi Dan Mencegah Angin Duduk yang dapat Anda lakukan. Menerapkan pola hidup sehat seperti tidak merokok dan mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, dapat mencegah terkena resiko angin duduk. Untuk lebih jelasnya tentang angin duduk, Anda dapat mengunjungi seorang dokter spesialis untuk mengkonsultasikannya. Semoga bermanfaat.


Kamis, 21 Maret 2019

Cara Mengobati Penyakit Gondok Secara Alami

Cara Mengobati Penyakit Gondok Secara Alami - Penyakit gondok adalah suatu kondisi dimana bagian dari kelenjar tiroid mengalami pembengkakan. Kelenjar tiroid  merupakan bagian tubuh yang berfungsi untuk mengatur proses metabolisme, dan juga mengatur fungsi otak dan saraf. Kelenjar teroid terletak disekitar bagian leher, oleh karena itu jika terjadi gangguan pada kelenjar teroid maka area leher terlihat membengkak. Penyakit gondok disebabkan oleh produksi hormon tiroid yang berlebihan atau produksinya kurang, dan faktor lainnya seperti kekurangan yodium.

Penyakit gondok tidak bisa dianggap remeh, sebab penyakit ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan lainnya seperti gangguan pada pita suara, gangguan pada janin bayi, osteoporosis, gangguan pada jantung, dll. Bagi Anda yang terserang gondok, berikut ini beberapa bahan alami untuk mengobati penyakit gondok yang bisa  Anda gunakan :

Menggunakan Bawang Putih
Bawang putih mengandung zat anti bakteri, anti virus dan anti jamur sehingga dapat membantu Anda mengatasi penyakit gondok. Caranya yaitu cukup dengan mengunyah bawang putih sebanyak 3-4 siung. Lakukan secara rutin setiap hari hingga penyakit gondok sembuh.

Menggunakan Jus Wortel dan Jus Nanas
Wortel mengandung beta karoten yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sedangkan nanas mengandung bromelain bersifat anti inflamasi. Kombinasi keduanya dapat membantu Anda mengatasi penyakit gondok. Caranya yaitu, buatlah jus wortel dan jus nanas, kemudian campurkan keduanya dengan ukuran yang sama atau masing-masing satu gelas. Minumlah campuran jus tersebut, lakukan secara rutin setiap hari.

Menggunakan Kentang dan Lada
Kentang memiliki kandungan karbohidrat, anti oksidan dan sifat analgesik yang memiliki efek anti peradangan sehingga bisa Anda gunakan untuk menyembuhkan penyakit gondok. Caranya yaitu, siapkan 2-3 kentang kemudian direbus dan setelah itu dihaluskan. Taburi kentang yang sudah halus tersebut dengan lada bubuk, selanjutnya silahkan dikonsumsi secara rutin setiap hari.

Menggunakan Lidah Buaya
Lidah buaya (Aloe Vera) mengandung zat antibiotik, anti virus dan anti inflamasi sehingga mampu mengatasi rasa sakit dan pembengkakan akibat penyakit gondok. Caranya yaitu, kupas dan ambil bagian dalam/gel lidah buaya secukupnya, kemudian campurkan dengan 1 sendok teh kunyit. Aduk campuran kedua bahan tersebut hingga tercampur rata. Oleskan pada area gondok disekitar leher dan diamkan selama 25 menit, setelah itu bersihkan. Lakukan secara rutin 3 kali seminggu.

Mengkonsumsi Buah-buahan
Penyakit gondok dapat disembuhkan dengan cara mengkonsumsi buah seperti buah pepaya dan buah sirsak. Pepaya memiliki kandungan beta karoten yang dapat mengurangi pembengkakan pada kelenjar teroid dan dapat mencegah timbulnya sel kanker, sedangkan sirsak memiliki kandungan zat ampisilin yang dapat meringankan dan menyembuhkan penyakit gondok. 

Tidak semua pembengkakan di area leher merupakan penyakit gondok, pembengkakan di leher bisa juga merupakan penyakit gondongan atau penyakit lainnya. Jika Anda ragu, kunjungi dokter untuk memastikana penyebab pembengkakan di leher Anda. 

Itulah Cara Mengobati Penyakit Gondok Secara Alami yang bisa Anda lakukan. Jika cara diatas tidak bisa menyembuhkan penyakit gondok Anda, silahkan periksakan penyakit Anda ke Dokter agar dapat ditangani secara tepat. Semoga bermanfaat.


Rabu, 20 Maret 2019

Cara Mengatasi Bau Mulut Akibat Gigi Berlubang

Cara Mengatasi Bau Mulut Akibat Gigi Berlubang - Bau mulut merupakan salah satu masalah yang dapat terjadi pada setiap orang dan akan menyebabkan orang lain merasa tidak nyaman saat berbicara atau berdekatan dengan penderitanya. Banyak faktor yang menyebabkan munculnya bau tidak sedap pada mulut, salah satunya adalah akibat gigi berlubang. Gigi yang berlubang biasanya menjadi tempat berkumpulnya sisa-sisa makanan. Bila tidak segera dibersihkan, maka sisa-sisa makanan tersebut akan menjadi sumber makanan bagi bakteri.

Jika sisa makanan terlalu lama menumpuk didalam lubang gigi, maka akan terjadi proses pembusukan yang akhirnya mengeluarkan bau mulut yang tidak sedap. Memiliki gigi yang berlubang memang dapat menimbulkan bau mulut bagi setiap orang. Untuk mengatasi bau mulut yang tidak sedap akibat gigi berlubang, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan :

Rajin Menbersihkan Gigi
Membersihkan gigi, terutama setelah makan akan membantu mengurangi bau mulut yang tidak sedap. Membersihkan gigi atau menggosok gigi akan menghilangkan sisa-sisa makan yang masuk kedalam lubang gigi, sehingga mencegah kerusakan gigi yang semakin parah. Bila gigi Anda berlubang dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap, cobalah untuk selalu rajin membersihkan atau menggosok gigi, terutama pada malam hari menjelang tidur dan sehabis makan.

Menggunakan Obat Kumur
Selain menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi, Anda juga dianjurkan untuk menggunakan obat kumur gigi. Obat kumur yang dianjurkan adalah obat kumur anti bakteri. Selain dapat mengatasi bau mulut, berkumur dengan obat kumur anti bakteri juga dapat mencegah kerusakan gigi yang lebih lanjut dan juga dapat menghilangkan plak gigi yang dapat menimbulkan gigi berlubang. Cobalah untuk berkumur dengan menggunakan obat kumur anti bakteri secara rutin dua kali sehari setelah menggosok gigi.

Menambal Gigi Berlubang
Untuk mengatasi bau mulut yang tidak sedap akibat gigi berlubang, maka cara terbaik yang harus dilakukan adalah membuang sumber masalahnya yaitu gigi berlubang. Jika lubang pada gigi masih ringan atau masih berukuran kecil, sebaiknya lubang gigi tersebut ditambal. Cobalah periksakan ke Dokter gigi untuk memastikan apakah gigi Anda masih bisa ditambal atau tidak.

Mencabut Gigi Berlubang
Bau mulut yang tidak sedap akibat gigi berlubang dapat dihilangkan dengan cara mencabut gigi tersebut. Jika lubang gigi sudah terlalu parah dan sudah terjadi pembusukan yang mengakibat timbulnya aroma mulut yang tidak sedap, maka cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mencabut gigi yang berlubang. Kunjungi klinik gigi terdekat untuk mencabut gigi Anda, maka dengan begitu masalah bau mulut dapat segera teratasi.

Itulah Cara Mengatasi Bau Mulut Akibat Gigi Berlubang yang bisa Anda lakukan. Selanjutnya rawatlah gigi Anda dengan sebaik-baiknya. Hindari merokok dan minuman beralkohol agar gigi tidak mudah berlubang dan rusak. Semoga bermanfaat.


Selasa, 11 Desember 2018

Cara Mengatasi Luka Bakar

Cara Mengatasi Luka Bakar - Yang namanya luka tentu akan menyakitkan dan membuat penderitanya merasa tidak nyaman, baik itu luka ringan apalagi luka berat. Luka jika tidak segera ditangani dengan baik maka dapat menimbulkan masalah yang serius, luka kecil bisa menjadi besar dan luka yang besar bisa bertambah parah. Begitu juga dengan luka bakar yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit seperti luka bakar tersiram air panas, luka bakar terkena setrika panas atau luka bakar terkena knalpot panas. Oleh sebab itu, luka bakar harus segera ditangani dengan baik untuk mencegah kerusakan kulit yang lebih parah.

Tingkat kerusakan pada luka bakar berfariasi, mulai tingkatan yang paling ringan yaitu kerusakan yang hanya terjadi pada kulit bagian luar, hingga tingkatan yang paling parah yaitu kerusakan yang tidak hanya mengenai kulit saja, tapi juga mengenai daging dan tulang. Berikut ini cara mengatasi luka bakar ringan dan sedang sebelum membawanya ke dokter :

- Menyiram luka bakar atau mengalirkan air dingin (bukan air es) ke area kulit yang mengalami luka bakar selama 20-30 menit sebelum kulit melepuh. Air akan mencegah panas masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam lagi sehingga kerusakan kulit yang lebih luas dapat dicegah. Jangan menggunakan air es karena dapat membuat kerusakan disekitar luka bakar semakin parah. Jika luka bakar yang terjadi cukup besar, jangan lakukan hal ini (menyiram dengan air).

- Membersihkan luka bakar setelah selesai menyiramkan air (mendinginkan luka bakar), bisa dengan menggunakan sabun antiseptik untuk mencegah timbulnya infeksi. Jangan memecahkan gelembung air (kulit melepuh) yang terjadi pada luka bakar agar tidak terjadi infeksi.

- Menggunakan antibiotik atau salep khusus jika gelembung air pada luka bakar pecah dan terbuka, gunakan setelah membersihkan luka bakar. Hal ini dilakukan untuk mencegah rasa nyeri yang timbul akibat luka bakar dan mencegah terjadinya infeksi pada luka bakar.

- Minum obat pereda rasa nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol dapat dilakukan jika timbul rasa nyeri akibat luka bakar. Jangan biarkan luka bakar Anda terbuka atau terkena gesekan kain atau benda-benda lainnya, balut luka dengan perban steril.

Hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan pada luka bakar adalah mengoleskan odol (pasta gigi), mengoleskan mentega dan mengompres luka bakar dengan batu es. Jika ketiga hal tersebut dilakukan, maka akan membuat kerusakan pada jaringan kulit semakin parah.


Demikian Cara Mengatasi Luka Bakar yang bisa Anda lakukan. Segera bawa ke dokter atau ke rumah sakit jika luka bakar yang terjadi terlalu luas (terlalu parah). Semoga bermanfaat.


Selasa, 30 Oktober 2018

Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Berpuasa

Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Berpuasa - Sakit kepala dapat menyerang kapan saja, termasuk saat sedang berpuasa Sakit kepala saat berpuasa memang sangat mengganggu sekali dan kerap membuat seseorang terpaksa membatalkan puasanya karena harus meminum obat untuk mengatasi rasa nyeri di kepala. Ada beberapa faktor yang menyebabkan sakit kepala saat berpuasa seperti dehidrasi, tekanan darah rendah, perubahan pola tidur, dan lain sebagainya.

Mungkin Anda salah satu orang yang pernah atau bahkan sering mengalami sakit kepala saat sedang berpuasa. Untuk meredakan sakit kepala yang Anda rasakan saat berpuasa, berikut ini tips mengatasi sakit kepala saat berpuasa yang bisa Anda lakukan :


Melakukan Pijatan Ringan
Pijatan dapat mengendurkan otot-otot yang tegang dan membantu melancarkan peredaran darah. Cobalah lakukan pijatan ringan dengan membuat gerakan memutar dimulai dari area tulang pipi ke sisi kedua mata hingga ke tengah dahi. Lakukan juga pijatan ringan pada area yang sakit seperti pada area kepala, bahu dan leher.

Melakukan Kompres
Kompres dingin atau hangat dapat membantu meredakan sakit kepala saat berpuasa. Cobalah untuk menempelkan handuk hangat atau botol berisi air hangat pada area leher untuk mengendurkan otot yang tegang dibagian leher. Siapkan es batu yang sudah dibungkus dengan kain lembut, kemudian tempelkan pada area kepala yang sakit atau bagian dahi dan pelipis.

Melakukan Relaksasi
Relaksasi dapat meredakan sakit kepala yang Anda rasakan saat sedang berpuasa. Cobalah untuk melakukan relaksasi di ruangan yang sunyi dan gelap dengan berbaring dan memejamkan mata. Tarik nafas dalam-dalam kemudian hembuskan secara perlahan. Lakuan selama beberapa kali hingga Anda merasakan otot kepala Anda menjadi rileks.

Merangkak
Merangkak bisa Anda lakukan sebagai salah satu cara melancarkan aliran darah dan mempermudah aliran oksigen ke otak sehingga sakit kepala Anda akan mereda. Lakukan gerakan merangkak dengan posisi punggung dalam keadaan datar, gerakan kedua tangan di depan, menurunkan dahi ke bawah dan pinggul terangkat, tahan posisi tersebut selama 5-10 menit sampai tekanan di bahu dan punggung mengendur. Lakukan gerakan ini selama beberapa kali.

Merendam Kaki 
Jika Anda merasakan sakit kepala saat berpuasa, cobalah untuk merendam kaki Anda dengan air hangat. Lakukan sambil duduk, sandarkan bagian belakang kepala Anda ke bantal dan pejamkan mata hingga Anda merasakan kondisi yang menjadi lebih baik.


Itulah beberapa Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Berpuasa yang dapat Anda lakukan. Sebaiknya jangan makan berlebihan pada saat sahur. Semoga bermanfaat.


Artikel Terbaru

Artikel Populer

Follow Me On Facebook